• Minggu, 23 Januari 2022

Abah Usman Duta Vaksin Lansia di Garut Lancarkan Kritik, Generasi Muda Tak Berkutik

- Selasa, 23 November 2021 | 14:28 WIB
Abah Usman duta vaksin lansia di Kabupaten Garut.
Abah Usman duta vaksin lansia di Kabupaten Garut.
INILAHKORAN, Garut - Usianya sudah sepuh, 80 tahun. Namun kakek warga Kelurahan Kota Wetan Kecamatan Garut Kota akrab disapa Abah Usman itu masih tetap enerjik. Dia jadi duta vaksin lansia di Garut di tengah pandemi Covid 19.
 
Mantan lebe atau Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) itu hingga kini masih rutin mengisi kegiatan pengajian keagamaan di beberapa masjid. Yang menarik, Abah Usman tiba-tiba menjadi pembicaraan berbagai kalangan belakangan terkait Covid 19 dalam posisi tak resminya sebagai duta vaksin lansia di Garut
 
Hal itu menyusul kritik pedas Abah Usman sebagai duta vaksin lansia di Garut terhadap banyaknya kalangan anak muda masih enggan atau takut divaksin Covid 19 melalui cuplikan video berdurasi 27 detik yang viral di media sosial. 
 
Uniknya, Abah Usman sendiri tak menyadari kritikan disampaikannya saat dirinya menjalani vaksinasi Covid 19 itu direkam orang dan tersebar di media sosial.
 
 
"Kirain Abah nggak ada yang video (memvideokan). Tapi ada bagusnya. Soalnya, video Abah bukan yang aneh-aneh. (Tapi) ajakan kepada para pemuda bahwa vaksin itu halal dan tidak terjadi apa-apa setelah divaksin itu," ujarnya.
 
Gegara videonya yang viral itu pula, Abah Usman diundang Wakil Bupati Garut Helmi Budiman ke kediamannya di Perum Intan Regency Kecamatan Tarogong Kidul pada Senin, 22 November 2021. 
Helmi pun mengapresiasi dan menunjuk Abah Usman menjadi duta vaksin lansia di Kabupaten Garut.
 
"Pak Helmi memberi tugas ke Abah itu supaya mengajak yang lain supaya mau divaksin. Yang lansia-lansia agar mau divaksin. Sebab vaksin itu halal. Tidak seperti yang diberitakan," katanya.
 
 
Dalam cuplikan video singkatnya yang viral itu, Abah Usman dengan suara lantang dan gagah menyampaikan kritiknya dalam bahasa Sunda khas petuah orang tua pada anak cucunya. Kejadian berlangsung saat vaksinasi di kantor Kelurahan Kota Wetan.
 
"Eleh ku kolot sagala rupana mah. Naha ari budak ngora ngajedog wae? Cik atuh! Divaksin teh da teu naon-naon. Henteu! Ngareunah. Ngahephep loba kasieun. Da maot mah Alloh nu nangtukeun. Ieu mah penjagaan. (Kok, kalah sama orang tua segala sesuatunya. Mengapa anak muda diam saja? Ayolah! Divaksin itu nggak apa-apa. Nggak! (malah) Enak. (Bukannya) diam banyak ketakutan. Soal mati itu, Alloh yang menentukan. Ini (vaksin) untuk penjagaan)," tegasnya.
 
Berkaitan penunjukkan Abah Usman sebagai duta vaksin Covid-19 untuk kalangan lansia di Kabupaten Garut, Wabup Helmi berharap apa yang dilakukan Abah Usman itu memberikan aspirasi bagi masyarakat Garut, khususnya kalangan lansia agar mau divaksin.
 
"Beliau ini terus keliling mengajak masyarakat dengan gayanya untuk divaksin," kata Helmi.
Helmi menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19, dan berharap sebesar 70 persen masyarakat Kabupaten Garut dapat divaksin Covid-19.
 
 
Menurut Kepala Kelurahan Kota Wetan Galih Mawarix, Abah Usman merupakan mantan P3N dan memiliki jadwal rutin mengisi pengajian di sebanyak enam masjid. 
 
"Beliau (Abah Usman) sebenarnya baru divaksin dosis satu. Untuk dosis duanya, belum waktunya. Tetapi saking semangatnya, beliau sudah minta divaksin lagi (dosis dua)," ujar Galih.
(zainul mukhtar)
 
 

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Tangsel Sabtu 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:56 WIB

Jadwal SIM Keliling Karawang Sabtu 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:04 WIB

KIPI Terberat di Cianjur, 2 Lumpuh 1 Meninggal

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:20 WIB

Biadab! Kuli Bangunan di Tangsel Cabuli Bocah 5 Tahun

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:15 WIB
X