• Sabtu, 22 Januari 2022

Banjir Bandang Garut, Pemprov Jabar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

- Minggu, 28 November 2021 | 18:44 WIB
Sejumlah warga membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir bandang Garut yang menjerjang Cilowa, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu 28 November 2021.  (ADENG BUSTOMI)
Sejumlah warga membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir bandang Garut yang menjerjang Cilowa, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu 28 November 2021. (ADENG BUSTOMI)

INILAHKORAN, Bandung- Usai banjir bandang Garut yang menerjang dua kecamatan, Pemprov Jabar akhirnya tetapkan status tanggap darurat bencana.

Pada Sabtu 27 November 2021, banjir bandang Garut membuat dua kecamatan, Sukawening dan Karangtengah terisolasi lantaran tingginya genangan air.

Selain itu, banjir bandang Garut membuat ratusan warga kecamatan Sukawening dan Karangtengah mengungsi.

"Kita akan mengadakan tindakan tanggap darurat, yaitu membereskan dulu material yang menghalangi aktivitas masyarakat," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau lokasi bencana banjir bandang Garut di Kecamatan Sukawening, Minggu 28 November 2021.

Baca Juga: Lihat Antusias Warga Naik BisKita TransPakuan, Wali Kota Bogor Bima Arya: Saya Terharu

Uu Ruzhanul Ulum menuturkan pemerintah daerah langsung melakukan tindakan cepat setelah mendapatkan informasi adanya bencana banjir bandang Garut pada Sabtu 27 November 2021 sore WIB.

Pemprov Jabar maupun Pemkab Garut, kata Uu Ruzhanul Ulum, menetapkan status tanggap darurat dengan langkah awal membersihkan lingkungan yang terdampak banjir.

Uu Berharap aktivitas masyarakat tidak terganggu setelah terjadinya banjir tersebut.

"Alhamdulillah sekarang sudah surut, tetapi saya juga harus menindaklanjuti apa dan bagaimana kejadian ini supaya yang pertama tanggap darurat, sehingga masyarakat bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari," kata Uu.

Baca Juga: Viral Foto KTP Mirip Oppa Korea Bikin Heboh TikTok, Netizen: Gue Kira Tadi Eunwoo

Uu menyampaikan langkah selanjutnya dalam tanggap darurat yakni pengerukan dasar sungai maupun selokan kecil di lingkungan warga agar saluran air lancar sehingga tidak lagi banjir.

"Air datangnya begitu banyak dan cepat balik lagi karena penyempitan, ini minta disodet," katanya.

Selain menyampaikan akan melakukan langkah antisipasi banjir, Uu juga menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai.

"Bantuan ada uang, kemudian ada sembako, dan yang lainnya diserahkan kepada pemerintah," katanya.

Baca Juga: Persib Bungkam Arema dan Rebut Puncak Klasemen BRI Liga 1? Cek Link Live Streaming di Sini

Bencana banjir bandang telah menerjang pemukiman rumah warga di Sukawening dan Karangtengah akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah Garut.

Banjir itu tidak menyebabkan korban jiwa, hanya ratusan rumah warga terendam banjir, dan satu rumah rusak akibat tergerus arus banjir di Kecamatan Sukawening.***

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KIPI Terberat di Cianjur, 2 Lumpuh 1 Meninggal

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:20 WIB

Biadab! Kuli Bangunan di Tangsel Cabuli Bocah 5 Tahun

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:15 WIB

Lokasi SIM Keliling Karawang Kamis 20 Januari 2022

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:30 WIB
X