• Senin, 24 Januari 2022

Waduh, Upah Buruh Cirebon Hanya Naik Rp 417 Perak Per Bulan

- Kamis, 2 Desember 2021 | 12:05 WIB
FSPMI Cirebon Raya menilai kenaikkan UMK Kabupaten Cirebon tahun 2022 sangat tidak layak. (Maman Suharman/Inilahkoran)
FSPMI Cirebon Raya menilai kenaikkan UMK Kabupaten Cirebon tahun 2022 sangat tidak layak. (Maman Suharman/Inilahkoran)

INILAHKORAN, Cirebon – Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon Raya Moch Mahbub menilai kenaikkan Upah Minimum Kabupaten (UMK)  Kabupaten Cirebon tahun 2022 sangat tidak layak.

FSPMI menilai kenaikkan upah buruh tahun ini nilainya hanya Rp10.426. Bila dikalkulasi dengan 25 hari kerja, kenaikan upah buruh dalam sebulan hanya Rp. 417 perak saja.

Mahbub menilai, kenaikan UMK Kabupaten Cirebon  tahun ini nilainya sangat tidak layak. Bila dibandingkan dengan membeli pakan ternak, lebih mahal membeli sebungkus pakan ternak. Apalagi, untuk membeli makan dengan lauk yang sederhana, sangat tidak mungkin bisa terjangkau.

Baca Juga: Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

“Kenaikan upah sepuluh ribu lebih ini, sangat tidak manusiawi. Untuk makan dengan lauk yang sederhana diwarung saja, bisa lebih dari angka itu. Ini kami harus bertahan hidup setiap bulannya dengan kenaikan yang hanya 417 rupiah. Ini sama saja bohong," ungkap Mahbub, Kamis 2 Desember 2021.

Untuk itu, pihaknya menolak dengan tegas kenaikan UMK Kabupaten Cirebon tahun 2022 ini. Dia menilai, upah layak buruh Kabupaten Cirebon yang layak harusnya 10 persen. Hal itu berdasarkan Permennaker No. 18 tahun 2020 Data, tentang upah buruh yang layak. Data tersebut juga di dapat setelah melakukan survey KHL di tiga pasar tradisional. pasar tersebut yaitu Plered, pasar Minggu dan pasar Arjawinangun.

"Tapi pasca putusan MK, tuntutan kami diangka 4-5 persen saja. Kalau dirupiahkan ada dikisaran Rp113 ribu. Hanya saja, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Seharusnya pemerintah menangguhkan segala kebijakan yang bersifat strategis  dan berdampak luas. Artinya, PP nomor 36 tahun 2021 tidak boleh dijadikan landasan dalam menetapkan upah minimum," paparnya.

Baca Juga: BMI Kabupaten Cirebon Laporkan Dugaan Korupsi Kuwu Gempol ke Kejari

Pihaknya mengancam, pada tanggal 6 sampai tanggal 8 Desember ini, buruh akan kembali melakukan mogok nasional dengan diikuti oleh sekitar 2 juta buruh se-Indonesia.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Tangsel Sabtu 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:56 WIB

Jadwal SIM Keliling Karawang Sabtu 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:04 WIB
X