• Jumat, 21 Januari 2022

Dugaan Alih Fungsi Ruang Penyebab Banjir Bandang Garut Menyeruak

- Kamis, 2 Desember 2021 | 16:00 WIB
Banjir bandang Garut menerjang Kecamatan Karangtengah dan Sukawening, Sabtu kemarin. Ditengarai, longsor di Desa Cinta menjadi pemicunya. (Zainulmukhtar)
Banjir bandang Garut menerjang Kecamatan Karangtengah dan Sukawening, Sabtu kemarin. Ditengarai, longsor di Desa Cinta menjadi pemicunya. (Zainulmukhtar)

INILAHKORAN, Garut – Ketua Laskar Indonesia Kabupaten Garut, Dudi Supriyadi menduga ada pelanggaran alih fungsi ruang di Kecamatan Karangtengah yang berimbas terjadinya banjir bandang.

Menurut Dudi Supriyadi, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perda Garut Nomor 29 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Garut Tahun 2011-2031, Kecamatan Karantengah dan Kecamatan Sukawening merupakan kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya, berupa kawasan resapan air.

"Berdasarkan Perda ini, artinya Karangtengah dan Sukawening merupakan daerah konservasi yang harus dijaga. Mulai hutan hingga sungainya,"  kata Dudi, Kamis 2 Desember 2021.

Baca Juga: Bertambah Satu, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 18

Ironisnya lagi, lanjutnya, mengacu RTRW, Karangtengah dan Sukawening tidak termasuk daerah rawan banjir.

"Namun faktanya, di daerah tersebut terjadi banjir, Bukan banjir biasa. Tapi banjir bandang," katanya.

Dengan keadaan seperti itu, lanjutnya, patut diduga di Karangtengah maupun Sukawening telah terjadi perubahan fungsi ruang yang tidak sesuai peruntukkannya. Bisa alih fungsi kawasan dan ruang.

Baca Juga: Pemkab Garut Mulai Distribusikan Air Bersih Pasca Banjir Bandang

"Kalaupun ada bangunan atau kegiatan di sana, maka harus mendapatkan perizinan. Perizinan pun wajib berkesesuaian dengan peruntukkannya. Jangan sampai terjadi alih fungsi. Kalau ternyata terjadi alih fungsi, maka pejabat yang memberikan izin harus bertanggung jawab," ujar Dudi.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KIPI Terberat di Cianjur, 2 Lumpuh 1 Meninggal

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:20 WIB

Biadab! Kuli Bangunan di Tangsel Cabuli Bocah 5 Tahun

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:15 WIB

Lokasi SIM Keliling Karawang Kamis 20 Januari 2022

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:30 WIB
X