Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Kasus positif aktif Covid-19 di Kabupaten Garut mengalami penurunan setelah adanya lima pasien positif yang sembuh.

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun
Kasus positif Covid-19 di Kabupaten garut menurun setelah lima pasien dinyatakan sembuh.


INILAHKORAN, Garut- Sebanyak lima pasien positiv Covid-19 di Kabupaten Garut, dinyatakan sembuh. Kasus aktif di garut pun kini turun menjadi 13 kasus.

Penurunan jumlah kasus positif terjadi seiring sembuhnya lima pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis 2 Desember 2021. .

Dari sebanyak 13 kasus aktif Covid-19 itu, sebanyak dua kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan sebanyak 11 kasus dalam isolasi perawatan mandiri.

Baca Juga: Dugaan Alih Fungsi Ruang Penyebab Banjir Bandang Garut Menyeruak

Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.

Koordinator Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Mukhsin mengatakan , akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut sendiri tercatat mencapai sebanyak 24.767 orang.

"Tidak ada penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Baik dari hasil pemeriksaan RT PCR maupun rapid test antigen" katanya.

Baca Juga: Bertambah Satu, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 18

Sedangkan sebanyak lima pasien positif Covid-19 dinyatakan selesai masa pemantauan isolasinya yakni perempuan (KC-24750) usia 81 tahun dari Kecamatan Banjarwangi, laki-laki (KC-24751) usia 19 tahun dari Kecamatan Bayongbong, laki-laki (KC-24752) usia 79 tahun dari Kecamatan Cikelet, perempuan (KC-24753) usia 54 tahun dari Kecamatan Pameungpeuk, dan laki-laki (KC-24755) usia 60 tahun dari Kecamatan Cisompet.

Dengan demikian, total pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 kini bertambah menjadi sebanyak 23.582 orang, atau sekitar 95,2 persen dari akumulasi pasien positif sebanyak 24.767 orang.

Kasus pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia juga tidak ada penambahan. Total jumlahnya sama dengan sebelumnya sebanyak 1.172 orang. Atau sekitar 4,73 persen dari akumulasi pasien positif sebanyak 24.767 orang.

Baca Juga: IZI Jabar Berikan Trauma Healing dan Bantuan Ke Pengungsi Banjir Bandang Garut

Kendati tak ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut mencatat terdapat penambahan kasus suspek cukup banyak, mencapai 74 orang dari sebelas kecamatan.

Sehingga akumulasi kasus suspek bertambah menjadi sebanyak 12.218 orang. Sebanyak 11.995 orang di antaranya dinyatakan selesai masa pemantauannya.

Perkembangan kasus Covid-19 masih fluktuatif tersebut mengindikasikan pandemi Covid-19 khususnya di Garut belum berakhir, dan masih mengancam.

Baca Juga: Pemkab Garut Mulai Distribusikan Air Bersih Pasca Banjir Bandang

Karenanya, Muksin kembali mengingatkan semua pihak agar tetap mewaspadai potensi penularan Covid-19 tersebut berikut berbagai variannya, termasuk varian omicron yang saat ini menjadi perhatian dunia.

"Protokol kesehatan jangan kendor ! Terutama pemakaian masker. Ditambah ikut vaksinasi untuk pembentukan imunitas tubuh agar terlindungi dari risiko keparahan penularan Covid-19," kata Muksin. *** (Zainul Mukhtar)


Editor : inilahkoran