• Rabu, 29 Juni 2022

Imron Akui Banyak Perempuan Cirebon Dipaksa Menikah Muda

- Kamis, 9 Desember 2021 | 14:40 WIB
Bupati Cirebon Imron  beraudiensi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) RI di Pendopo Bupati, Kamis 9 Desember 2021. (Maman Suharman/Inilahkoran)
Bupati Cirebon Imron beraudiensi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) RI di Pendopo Bupati, Kamis 9 Desember 2021. (Maman Suharman/Inilahkoran)

INILAHKORAN, Cirebon – Bupati Cirebon Imron mengaku di daerah Pantura, khususnya Cirebon masih banyak perempuan yang menikah, tapi secara fisik dan mental masih belum siap. Faktor kemiskinan jadi penyebabnya.  

Hal itu dikatakan Imron saat beraudiensi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) RI di Pendopo Bupati, Kamis 9 Desember 2021.

Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Cirebon Imron, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan Kemenpppa Rohika Kurniadi, perwakilan United Nations Fund for Population Activities (UNFPA) Anjali Sen, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, dan sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga: Imron Berharap IMM Ikut Berperan Aktif Membantu Pemkab Cirebon

Dalam pertemuan tersebut, Imron mengaku masih banyak perempuan di Kabupaten Cirebon yang melakukan pernikahan, namun belum siap secara fisik dan mental, sehingga mengalami hal tidak diinginkan.

"Di Kabupaten Cirebon dan daerah pantura, perempuan khususnya, harus bisa menunda pernikahan. Jangan sampai paksakan anak belum siap nikah, nanti bisa menimbulkan masalah," kata Imron.

Tingginya angka pernikahan pada perempuan, lanjutnya,  disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya kemiskinan. Imron berharap, program dari pemerintah pusat untuk perempuan bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.

Baca Juga: Pemkab Rencanakan Pelantikan Hasil Pilwu Cirebon Akhir Tahun

"Pendekatan kepada perempuan, harus dilakukan lagi oleh perempuan, supaya lebih efektif. Intinya, pemerintah selalu berpihak kepada perempuan," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Tangsel Rabu 29 Juni 2022

Rabu, 29 Juni 2022 | 06:10 WIB

Jadwal SIM Keliling Garut Rabu 29 Juni 2022

Rabu, 29 Juni 2022 | 05:10 WIB

Cek Jadwal SIM Keliling Cimahi Selasa 28 Juni 2022

Selasa, 28 Juni 2022 | 07:10 WIB

Cek Jadwal SIM Keliling Garut Selasa 28 Juni 2022

Selasa, 28 Juni 2022 | 05:10 WIB

Jadwal SIM Keliling Bogor Selasa 28 Juni 2022

Selasa, 28 Juni 2022 | 04:45 WIB
X