• Selasa, 17 Mei 2022

Wajah Kabupaten Cirebon, Kawasan Tuparev Bakal Dipoles pada 2023

- Minggu, 12 Desember 2021 | 15:40 WIB
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Kabupaten Cirebon Agung Gumilang mengatakan, rencana penataan kawasan Tuparev itu akan dilakukan pada 2023 mendatang. (Maman Suharman)
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Kabupaten Cirebon Agung Gumilang mengatakan, rencana penataan kawasan Tuparev itu akan dilakukan pada 2023 mendatang. (Maman Suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Kawasan Tuparev, Kecamatan Kedawung merupakan wajah Kabupaten Cirebon. Untuk itu, kawasan yang berbatasan dengan Kota Cirebon tersebut bakal segera ditata.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon Agung Gumilang mengatakan, rencana penataan kawasan Tuparev itu akan dilakukan pada 2023 mendatang.

Menurutnya, Bappelitbangda tengah menyiapkan perencanaan penataan kawasan Tuparev yang masuk wilayah Kecamatan Kedawung. Sebab, kawasan tersebut merupakan wajah Kabupaten Cirebon karena berbatasan langsung dengan Kota Cirebon.

Baca Juga: Warga Tutup Paksa TPS Liar di Ruas Jalan Tuparev

"Kita mulai dari penataan pedestrian, PKL (pedagang kaki lima) dan penataan lainnya. Saat ini, penataan kawasan Tuparev sedang dikonsep. Tujuannya, Tuparev akan dibuat senyaman mungkin sebagai daerah lintasan arteri," kata Agung, Minggu 12 Desember 2021.

Dalam rencana tersebut, Bappelitbangda hanya memberikan konsep rencana desain gambar. Adapun pengerjaannya akan dilakukan dinas-dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), dan dinas lainnya.

Rencana penataannya akan mulai dari segitiga Kedawung sampai dengan perbatasan dengan Kota Cirebon. Gambar dari desainnya bakal dibuat seideal mungkin agar membuat nyaman koridor sepanjang kawasan tersebut.

Baca Juga: BBWS Cimanuk Cisanggarung Diminta DPRD Kabupaten Cirebon Sigap Perbaiki Kerusakan Sungai di Waled

"Nanti akan kita tata ulang, ada tempat-tempat yang sifatnya interaktif dan akomodatif untuk masyarakat. Kemudian pedestarian untuk kaum difabel, taman dan pencahayaan sampai drainasenya kita tata supaya tidak ada genangan. Kemudian ada pemanfaatan guna lahan ekonomi sepanjang Tuparev dan lainnya," jelas Agung.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X