BKSDA Jabar Pastikan Kematian Abah di Gunung Sawal Ciamis Lantaran Faktor Alam

BKSDA Jawa Barat memastikan kematian Abah macan tutul yang ditemkan tulang belulangnya di Gunung Sawal Ciamis lantaran faktor alam

BKSDA Jabar Pastikan Kematian Abah di Gunung Sawal Ciamis Lantaran Faktor Alam
BKSDA Jabar memastikan jika kematian Abah macan tutul di Gunung Sawal lantaran faktor alam.

 

INILAHKORAN, Ciamis - Terkuat sudah penyebab kematian Abah macan tutul  atau Panthera Pardus yang ditemukan hanya tulang belulangnya di Gunung Sawal Ciamis beberapa waktu lalu.

Kepastian kematian macan tutul  itu keluar setelah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat melakukan identifikasi, dan rupanya kematian Abah macan tutul tersebut lantaran faktor alam dan tidak ada bekas kekerasan.

"Mati secara alami (macan tutul), tidak ada tanda-tanda bekas bahan kimia, kami periksa dengan pendeteksi logam juga tidak ada ditemukan tanda-tanda, tulang-tulangnya juga masih baik, tidak ada retakan habis dipukul," kata Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Ciamis, BKSDA Jabar Andi Witria kepada wartawan di Ciamis seperti dikutip dari Antara, Rabu 9 Februari 2022.

Baca Juga: Dalam Kurun Sebulan, di Cianjur Telah Terjadi 16 Kali Bencana Alam

Ia menuturkan, BKSDA Wilayah III Ciamis mendapat laporan dari warga adanya tulang binatang yang diduga kambing atau domba pada 3 Februari 2022, kemudian dilakukan pemeriksaan yang ternyata tulang tersebut merupakan hewan macan tutul karena terdapat taring.

Tulang macan tutul Jawa yang ditemukan tidak jauh dari area perkebunan warga itu, kata dia, langsung dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut kemudian dicocokkan dengan data macan tutul yang tercatat di KSDA Ciamis.

Ia menyebutkan hasil pemeriksaan ternyata tulang macan tutul Jawa itu merupakan macan bernama Abah usia 14 tahun yang sebelumnya pernah tertangkap dan direhabilitasi untuk selanjutnya dilepasliarkan ke hutan.

Halaman :


Editor : inilahkoran