Disapu Angin Puting Beliung, Kantor PWI Cianjur Alami Kerusakan

Angin puting beliung merusak kantor PWI Cianjur setelah kawasan tersebut diguyur hujan es disertai angin kencang dan tidak ada korban jiwa

Disapu Angin Puting Beliung, Kantor PWI Cianjur Alami Kerusakan
Kantor PWI Kabupaten Cianjur mengalami kerusakan setelah disapu angin puting beliung

INILAHKORAN, Cianjur –  Disapu angin puting beliung, Kantor PWI Kabupaten Cianjur alami kerusakan.

Untungnya dalam insiden angin puting beliung yang merusak kantor PWI Kabupaten Cianjur tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Sekretaris PWI Cianjur, Deni Abdul Kholik mengatakan peristiwa angin puting beliung yang sempat membuat panik sejumlah pengurus dan anggota itu, saat sedang menggelar rapat persiapan acara Hari Pers Nasional (HPN) 2022 dan pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI).

Baca Juga: Kendati Mengalami Kenaikkan, Disdagin Klaim Stok Kacang Kedelai di Garut Aman

"Kami sedang rapat di lantai II, setengah jam rapat berjalan hujan turun deras dan tiba-tiba terdengar suara dentuman sebanyak dua kali dan ratusan genting berjatuhan karena disapu angin puting beliung, sehingga semua orang di dalam ruangan berhamburan keluar," katanya, Senin 21 Februari 2022.

Angin puting beliung sempat terlihat berputar di atas atas atap bangunan PWI Cianjur berlantai II itu, sehingga merusak bagian atap yang berjatuhan ke bawah, menimpa ruangan IKWI dan satu unit kendaraan roda empat yang terparkir di kantor PDAM Cabang Cianjur, yang letaknya bersebelahan.

Tidak hanya merusak bagian atap kantor organisasi wartawan, angin puting beliung juga merusak sejumlah rumah warga yang terletak di bagian belakang. Tercatat tiga rumah mengalami rusak sedang di bagian atap karena tersapu angin puting beliung.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat, BOR Rumah Sakit di Indramayu Capai 31 Persen

"Kami perkirakan kerugian lebih dari Rp100 juta, karena bagian atap hilang, ditambah plafon di tiga ruangan ambruk. Tidak ada korban jiwa, namun ketiga ruangan sementara tidak dapat digunakan," kata Deni Abdul Kholik.

Sementara warga Gang Kirana, Kelurahan Pamoyanan, Cianjur, Acong mengaku sempat melihat angin puting beliung berputar-putar di atas atap Kantor PWI Cianjur, sebelum menyapu perkampungan, bahkan genting kantor wartawan berjatuhan di teras rumah warga.

"Hujan es sempat terjadi sebelum angin puting beliung, sehingga kami berdiam di dalam rumah. Namun kami melihat jelas, angin merusak bagian atap bagian belakang kantor PWI Cianjur, genting berterbangan dan jatuh di teras rumah yang berjarak beberapa meter," kata saksi mata itu. (antara)

 


Editor : inilahkoran