• Senin, 4 Juli 2022

Dua Warga Meninggal di Lubang Diduga Eks Tambang Emas di Bungbulang

- Minggu, 15 Mei 2022 | 13:48 WIB
Tim saat mengevakuasi warga yang meninggal saat memasuki lubang eks galian emas di Bungbulang Garut. (Zainul Mukhtar)
Tim saat mengevakuasi warga yang meninggal saat memasuki lubang eks galian emas di Bungbulang Garut. (Zainul Mukhtar)


INILAHKORAN, Garut - Diduga kuat karena kehabisan oksigen, dua warga meninggal dunia saat menuruni sebuah lubang diduga bekas lubang galian eks tambang emas di Kampung Sainten RT 03 RW 02 Desa Cihikeu Kecamatan Bungbulang selatan Kabupaten Garut.

Keduanya warga Kampung/Desa Cihikeu Bungbulang, yakni Momon (49) dan Abdul Rohmat (37). Keduanya meninggal saat memasuki lubang bekas galian emas tesebut.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Garut Satria Budi, berdasarkan laporan Camat Bungbulang Budi Sihabudin, peristiwa memakan dua nyawa tersebut terjadi pada Jum'at (13/5/2022) sekitar pukul 21.30 WIB.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Virus Corona Pasca Libur Idul Fitri, Pegawai Pemkab Garut di-Test Swab Antigen

"Jadi, dua warga meninggal ini bukan karena keracunan, tapi kehabisan oksigen. Lubang galian juga bukan tambang emas, tapi galian yang diduga ada kadar emasnya," kata Satria Budi.

Kejadian berawal ketika sekitar pukul 20.00 WIB, dua warga penggali, Momon dan Abdul Rohmat menuruni lubang galian yang diduga mengandung kadar emas itu untuk membereskan dan membawa pulang alat-alat yang ada di dalam lubang tersebut. Lubang galian sedalam sebelas meter tersebut sudah tak menghasilkan apa-apa dan hendak ditutup.
\
Saat keduanya turun ke dalam lubang, keduanya langsung lemas karena kekurangan oksigen. Warga lainnya, Cecep, yang ada di atas bermaksud menolong Momon dan Abdul Rohmat.

Baca Juga: Diskominfo Jabar Gelar Pelatihan Digital Leadership di Garut

wah, Cecep merasakan tak kuat lagi karena tak ada oksigen tersedia. Dia pun berhenti dan langsung naik lagi ke permukaan lubang galian.

Cecep kemudian memintai pertolongan warga atas kejadian menimpa Momon dan Abdul Rohmat itu serta kesulitan yang dialaminya.
Beberapa waktu kemudian, tim dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Bungbulang datang. Setiba di lokasi kejadian, mereka melakukan pengecekan.

Mempertimbangkan kondisi dengan ketersediaan peralatan yang ada di Unit Pelaksana Teknis Wilayah 2 tidak memungkinkan mengevakuasi kedua warga yang ada di dalam lubang galian yang minim oksigen, petugas kemudian melapor dan meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran Garut.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Cimahi Jumat 1 Juli 2022

Jumat, 1 Juli 2022 | 07:10 WIB

Simak Jadwal SIM Keliling Depok 1 Juli 2022

Jumat, 1 Juli 2022 | 05:35 WIB

Jadwal SIM Keliling Garut Jumat 1 Juli 2022

Jumat, 1 Juli 2022 | 05:10 WIB

Cek Jadwal SIM Keliling Bogor Jumat 1 Juli 2022

Jumat, 1 Juli 2022 | 04:45 WIB
X