Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Kabupaten Sepanjang Bandrek-Cibatu

Warga terutama pengguna kendaraan mengeluhkan sejumlah jalan di Garut berkondisi rusak dan penanganannya terkesan lamban. Salah satunya jala

Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Kabupaten Sepanjang Bandrek-Cibatu
Warga terutama pengguna kendaraan mengeluhkan sejumlah jalan di Garut berkondisi rusak dan penanganannya terkesan lamban


INILAHKORAN, Garut-Warga terutama pengguna kendaraan mengeluhkan sejumlah jalan di Garut berkondisi rusak dan penanganannya terkesan lamban. Salah satunya jalan kabupaten di Kampung Panyingkiran Desa Keresek Kecamatan Cibatu yang hingga kini belum ada perbaikan.


Selain banyak bagian aspal terkelupas, di beberapa titik bahkan kerusakannya terbilang parah dengan lubang cukup dalam dan berdiameter cukup besar. Potensi bahaya terlebih kalau turun hujan menimbulkan kubangan air bahkan lubang besar pada badan jalan tersebut tak tampak karena tertutup genangan air.


Padahal kerusakan pada jalan ramai dilalui kendaraan berbagai jenis itu bukan hanya membuat kendaraan berbagai jenis yang melintasinya cepat mengalami kerusakan, melainkan juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Baca Juga: Festival Kopi Tanah Air Akrabkan Kader PDI Perjuangan se-Indonesia


Pengendara terpaksa mesti ekstra hati-hati saat melintasi daerah tersebut dengan memilih-milih bagian jalan yang dinilai masih cukup aman.

Kerusakan jalan terdapat mulai perempatan Bandrek Kecamatan Kersamanah hingga wilayah jalan kabupaten Kecamatan Cibatu yang kerap dijadikan jalur alternatif setiap terjadi kemacetan di jalan negara jalur Balubur Limbangan-Malangbong.


"Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan jalan. Jangan biarkan masyarakat risi dan khawatir setiap melintasi jalan ini. Ini kan jalan ramai yang biasa dilewati masyarakat bepergian ke pusat Cibatu," kata Asep Heriyadi warga Kampung Panyingkiran Desa Keresek, Jum'at (27/5/2022).

Baca Juga: Hukum Sholat Sendirian Dibelakang Shaf Saat Berjamaah, Buya Yahya: Dilakukan Bersama-sama


Senada dikatakan Ujang Restu (55) warga Desa Wanakerta. Dia berharap pihak dinas/instansi terkait memerhatikan kondisi saluran air di sepanjang jalur jalan kabupaten tersebut yang kerap mengalami luapan air jika turun hujan dengan intensitas tinggi.


"Akan percuma kalau hanya badan yang diperbaiki, sedang saluran airnya (drainase jalan) tidak diperbaiki atau dibersihkan," ujarnya.

Baca Juga: Perumda Tirta Kahuripan Lakukan Sensus Pelanggan Airnya

Ditambahkannya, kurangnya penerangan jalan umum di jalur Bandrek-Cibatu juga menjadi persoalan yang mesti mendapatkan perhatian Pemkab Garut. (zainulmukhtar)***


Editor : inilahkoran