Nestle Resmikan Boiler Biomassa Tekan Emisi Karbon pada Kegiatan Produksi

PT Nestle Indonesia meresmikan instalasi boiler biomassa dari limbah sekam padi untuk menekan emisi karbon di pabrik Karawang, Selasa 7 Juni

Nestle Resmikan Boiler Biomassa Tekan Emisi Karbon pada Kegiatan Produksi
Nestle Resmikan Boiler Biomassa Tekan Emisi Karbon pada Kegiatan Produksi

INILAHKORAN.Com,Bandung- PT Nestle Indonesia meresmikan instalasi boiler biomassa dari limbah sekam padi untuk menekan emisi karbon di pabrik Karawang, Selasa 7 Juni 2022.

Peresmian tersebut sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk mendukung target net zero emission pada 2050.

Langkah itupun mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang turut hadir dalam peresmian boiler biomassa di Karawang.

Baca Juga: Keren! Elizabeth Smart Flasback Kasus Penculikan dan Pelecehan Dirinya Sampai Bangun Yayasan Khusus Penyintas

Luhut secara tegas menyampaikan apresiasi langkah perusahaan asal Swiss itu untuk membangun boiler biomassa dalam upaya mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan.

"Boiler biomassa ini bisa menyerap sekam padi dari petani sekitar Karawang dan bisa mengurangi limbah, kalau saya tidak keliru, hingga 8.000 ton. Rakyat pun bisa menerima manfaat dua kali," kata Luhut Binsar.

Senada dengan Luhut, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga mengapresiasi langkah Nestle untuk membangun boiler biomassa karena akan dapat mengolah limbah sekam padi menjadi lebih bermanfaat.

Baca Juga: Kota Bandung PPKM Level 1, Pemkot Bandung Kaji Relaksasi Penonton Piala Presiden

"Ini hal yang sangat baik, apalagi Karawang itu produsen padi, ini juga akan menambah pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sementara itu Presiden Direktur Nestle Indonesia Ganesan Ampalavanar mengatakan investasi boiler biomassa merupakan wujud nyata perusahaan mendukung target net zero emission.

Instalasi boiler biomass ini merupakan kelanjutan dari kerja sama dengan PT Tasma Bioenergy Bioenergy (Berkeley Energy Commercial Industry Services/BECIS) untuk menggunakan energi terbarukan dan mengurangi emisi gas rumah kaca dari kegiatan operasional pabrik.

Baca Juga: Stadion GBLA Layak Digunakan, Tinggal Tunggu Izin Kepolisian

Boiler biomassa di pabrik Nestle Karawang dapat memanfaatkan 8.880 ton sekam padi per tahun yang didapatkan dari petani padi setempat untuk mencegah sekam padi tersebut menjadi limbah pertanian atau dibakar.

Director of Sustainability PT Nestle Indonesia Prawitya Soemadijo mengatakan melalui penggunaan boiler biomassa ini, Nestle Indonesia dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 6.068 ton CO2e per tahun atau hingga 20 persen.

Selain itu, pemanfaatan boiler biomassa juga dapat membantu penghematan biaya energi (energy cost saving) sebesar 14 persen.

Baca Juga: Bukan Cuma di Indonesia, 3 Artis Hollywood Ini juga Terkenal Karena Sensasi! Kim Kardashian Urutan No.1

Di sisi lain, sisa pembakaran boiler biomassa berupa abu bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik dan akan diberikan kembali pada petani padi setempat.

"Sesuai komitmen kami, penggunaan bio massa akan bisa mengurangi 20 persen emisi gas karbon dari seluruh kegiatan pabrik di Karawang sekaligus juga membantu mengolah limbah dan turut membantu perekonomian masyarakat," ujar Prawitya.***

Sumber : Antara


Editor : inilahkoran