Puluhan Tahun Tak Bayar PBB, Pasar Tegalgubug Nunggak Lebih dari Rp400 Juta

Pasar Tegalgubug Cirebon hingga kini ternyata menunggak lebih dari Rp400 juta. Jumlah tunggakan itu akibat dari puluhan tahun tak bayar PBB.

Puluhan Tahun Tak Bayar PBB, Pasar Tegalgubug Nunggak Lebih dari Rp400 Juta
Persada Tegalgubug mendatangi kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa 14 Juni 2022. Mereka melakukan audiensi terkait adanya tunggakan Pasar Tegalgubug Cirebon PBB akibat puluhan tahun tak bayar PBB.

INILAHKORAN, Cirebon - Pasar Tegalgubug Cirebon hingga kini ternyata menunggak lebih dari Rp400 juta. Jumlah tunggakan itu akibat dari puluhan tahun tak bayar PBB.

Dari informasi yang diperoleh InilahKoran, tunggakan hingga ratusan juta rupiah itu berlangsung sejak Pasar Tegalgubug Cirebon mulai dibangun pada 1996. Sampai saat ini, Pasar Tegalgubug puluhan tahun tak bayar PBB atau pajak bumi dan bangunan yang belum dibayarkan ke Pemkab Cirebon.

Tunggakan Pasar Tegalgubug Cirebon itu dibuktikan dengan data dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Cirebon. Tercatat, ada sekitar Rp400 juta lebih utang terhitung lantaran puluhan tahun tak bayar PBB.

Baca Juga: Disdik Kota Cimahi Buka Pendaftaran PPDB, Begini Alur dan Teknisnya

Adanya tunggakan PBB itu membuat para pedagang setempat kecewa. Sebab, kios dan los yang mereka tempati bermasalah. Pasalnya, ketika akan mengajukan permodalan ke bank dan lainnya terkendala administrasi SPPT yang belum dipisahkan dan utang pajak yang besar.

Untuk itu, Paguyuban Persatuan Pedagang Pasar Sandang (Persada) Tegalgubug mendatangi kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa 14 Juni 2022. Mereka melakukan audiensi dengan sejumlah legislator setempat, perwakilan aparat desa, dan dinas terkait.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Paguyuban Persada Tegalgubug Kaeron menyampaikan kedatangan pihaknya tak lain untuk audiensi agar pihak aparat desa yang memegang aset desa berupa Pasar Tegalgubug Cirebon itu segera melunasi utang pajak akibat puluhan tahun tak bayar PBB.

Baca Juga: Bawaslu Kota Bogor Mulai Awasi Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2024

"Kita di sini ingin audiensi terkait permasalahan PBB Pasar Tegalgubug. Jadi jangan melebar, kalau Pemdes banyak pekerjaan lainnya jangan mengeluh ke kita, kalau enggak sanggup jadi aparat desa, mundur saja," kata Kaeron.

Dia menyebutkan, kawasan Pasar Tegalgubug Cirebon itu luasnya mencapai 12 hektare. Sedangkan, utang PBB yang nunggak sekitar Rp280 juta. Jika semua pedagang patungan, mereka bisa dikenakan biaya Rp150 ribu. Kalau dikumpulkan, kata dia, uang patungan itu bisa untuk melunasi tunggakan tersebut. (Maman Suharman)


Editor : inilahkoran