BOS Daerah Kabupaten Cirebon Rp25 Miliar Tak Kunjung Cair, Dewan Pendidikan Pertanyakan Kinerja Plt Kadisdik

BOS Daerah Kabupaten Cirebon senilai Rp25 miliar hingga kini belum cair. Dewan Pendidikan pun mempertanyakan kinerja Plt Kadisik Ronianto.

BOS Daerah Kabupaten Cirebon Rp25 Miliar Tak Kunjung Cair, Dewan Pendidikan Pertanyakan Kinerja Plt Kadisdik
Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cirebon Aan Setiawan mengatakan, lantaran biaya operasional sekolah atau BOS Daerah Kabupaten Cirebon itu tak kunjung cair para guru honorer pun mengeluh.

INILAHKORAN, Cirebon - BOS Daerah Kabupaten Cirebon senilai Rp25 miliar hingga kini belum cair. Dewan Pendidikan pun mempertanyakan kinerja Plt Kadisik Kabupaten Cirebon Ronianto.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cirebon Aan Setiawan mengatakan, lantaran biaya operasional sekolah atau BOS Daerah Kabupaten Cirebon itu tak kunjung cair para guru honorer pun mengeluh.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon itu ini menjelaskan, dulu dukungan anggaran berupa BOS Daerah Kabupaten Cirebon tersebut disepakati Dewan Pendidikan sebagai aspirasi para para guru untuk direalisasikan.

Baca Juga: Diduga Korupsi, Ratusan Orang Geruduk Kantor Bappenas Minta Suharso Monoarfa Mundur

Menurutnya, BOS Daerah Kabupaten Cirebon itu diperuntukan bagi guru honorer dan siswa/siswi tidak mampu. Pada APBD murni 2022 ini, sudah tersedia anggarannya. Namun, banyak keluhan dari guru-guru honorer karena sampai sekarang belum juga cair.

"BOS Daerah Kabupaten Cirebon yang nilainya Rp25 miliar itu sampai sekarang belum juga tersalurkan ke para guru honorer. Rinciannya, Rp20 miliar buat guru honorer dan Rp5 miliar buat siswa yang tidak mampu," kata Aan, Senin 27 Juni 2022.

Aan menilai, dengan tidak segera merealisasikan pencairan BOS Daerah Kabupaten Cirebon ini, serapan anggaran Disdik Kabupaten Cirebon rendah. Padahal, sekarang sudah akhir Juni 2022 yang idealnya serapan anggaran sudah lebih dari 50 persen.

Baca Juga: Bolehkah Memotong Kuku dan Rambut Sebelum Memotong Hewan Kurban?

"Sampai sekarang masa serapan anggaran di Disdik baru 10 persenan. Ini lucu. Dan kenapa anggaran yang jelas sudah ada berupa BOS Daerah Kabupaten Cirebon malah belum direalisasikan?" ujar Aan.

Padahal, SK Bupati terkait BOS Daerah Kabupaten Cirebon ini sudah turun sejak dua bulan lalu. Dirinya kembali mempertanyakan selama ini apa yang dilakukan Disdik Kabupaten Cirebon. Kenapa apa yang menjadi hak para guru honorer dan siswa tidak mampu seolah dihambat seperti ini.

"Saya pertanyakan tugasnya teman-teman dinas, kinerja Kadisdik ngapain saja. Lalu korwil ini tugasnya apa. Katanya korwil ini enggak mau dibubarkan tapi tidak bisa berusaha mencairkan BOSDa untuk guru honorer," ucap Aan. (Maman Suharman)


Editor : inilahkoran