3 Hari, Festival Baso Aci Garut Raih Omzet 1,5 Miliar

Luar biasa hanya dalam kurun tiga hari gelaran Festival Baso Aci Garut yang bertempat di Alun-alun Garut berhasll meraup keuntungan Rp1,5 M

3 Hari, Festival Baso Aci Garut Raih Omzet 1,5 Miliar
Hanya dalam kurun tiga hari Festival Baso Aci Garut berhasil meraih omzet Rp1,5 Miliar

INILAHKORAN, Garut -  Selama tiga hari berlangsung di Lapang Oto Iskandardinata atau Alun alun Garut Kecamatan Garut Kota sejak 1 hingga 3 Mei 2022, Festival Baso Aci Garut Tahun 2022 berhasil meraup omzet sekitar Rp1,5 miliar.

Bupati Garut Rudy Gunawan pun sumringah atas hasil pencapaian Festival Baso Aci Garut tersebut. Terlebih dia pun secara seloroh mengatakan jika baso aci merupakan basonya orang  Garut.

Hal tersebut dikemukakan Bupati Garut Rudy Gunawan saat menutup festival diikuti sekitar 40 pelaku usaha baso aci itu, Minggu  3 Juni 2022 malam.

Baca Juga: Ada Truk BBM Bocor di Jalan Cisurupan Garut, Lalin Ditutup Sementara

Pimpinan Cabang Bank BJB Garut Mochammad Indra yang menjadi salah satu  sponsor Festival Baso Aci Garut Tahun 2022 berharap Festival Baso Aci Garut di tahun mendatang dapat diselenggarakan lebih meriah, lebih tertata dengan waku pelaksanaan lebih lama.

Dia pun menyatakan pihaknya berkomitmen akan selalu mensupport para pelaku UMKM di Kabupaten Garut.

"Salah satu wujud bentuk kepedulian kami, bentuk support kami, yaitu kami memberikan bantuan fasilitas kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) buat para pelaku UMKM yang dipandang memang memerlukan dari sisi permodalan," ujarnya.

Baca Juga: Sepekan Hilang, Pelajar yang Berkemah di Pantai Cijeruk Garut Belum Ditemukan

Senada dikatakan salah satu peserta festival Rini. Dia berharap ke depan, festival baso aci bisa diselenggarakan dengan waktu lebih lama lagi.

Selama tiga hari penyelenggaraan festival, dia menyebut, pihaknya mendapatkan omset sekitar Rp70 juta.

Sebelumnya, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mendorong agenda tahunan Festival Baso Aci bisa mendunia yang akhirnya mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Festival-festival yang kita miliki, kita harus festival yang mendunia, kenapa? Karena sekarang yang namanya medsos itu tidak mengenal batas negara," kata Helmi Budiman seusai membuka Festival Baso Aci di Alun-alun Garut.

Baca Juga: Garut Heboh, Seorang Pria Diduga Mau Bunuh Diri dengan Melompak dari Jembatan Maktal

Ia menuturkan Pemkab Garut mendukung kegiatan yang mengangkat potensi daerah, termasuk produk kuliner seperti bakso aci yang menjadi daya tarik wisatawan untuk mencicipi kuliner khas Garut.

Pemkab Garut, kata dia, selama ini berupaya setiap acara harus bisa tingkat dunia, begitu juga objek wisata harus bisa dikenal oleh banyak orang di berbagai negara, salah satunya wisata Situ Bagendit sedang didorong menjadi wisata kelas dunia.

"Garut ini sekarang mengupayakan 'event-event' menjadi 'event' yang mendunia, Bagendit kami ingin adalah wisata yang mendunia, (gunung) Papandayan juga demikian," katanya.

Ia berharap produk bakso aci yang diklaim sebagai produk Garut bisa juga merambah ke seluruh dunia, terlebih saat ini dikabarkan produk bakso aci dari Indonesia, khususnya Garut sudah tembus ke pasar mancanegara.

Baca Juga: Cek Jadwal SIM Keliling Garut Selasa 28 Juni 2022

"Saya juga membuka IG (Instagram)-nya Pak Sandi Uno (Menteri Parekraf) ketika makan di Amerika, itu oh ini benda ini kayak di Garut, jadi ini kita sekarang harus mendunia," kata Helmi.

Ia mengajak masyarakat seluruh daerah untuk datang ke acara Festival Baso Aci kemudian mencicipi berbagai menu makanan bakso aci dari sejumlah pedagang yang populer dan legendaris.

Menurut dia bakso aci yang diproduksi oleh pelaku usaha kuliner di Garut merupakan bakso aci yang enak, sehingga semua harus mencobanya.

"Saya mohon kepada masyarakat Garut untuk datang, masyarakat Jawa Barat juga saya undang, masyarakat dunia juga saya undang untuk mencicipi baso aci Garut yang paling enak sedunia," katanya. (zainul muktar)


Editor : inilahkoran