Akar Kerusuhan Babarsari, Korban Salah Sasaran Alami Cacat Permanen

Sekelompok mahasiswa meminta polisi agar segera menangkap pelaku yang membuat salah satu mahasiswa daerahnya menjadi korban salah sasaran.

Akar Kerusuhan Babarsari, Korban Salah Sasaran Alami Cacat Permanen
Kondisi Babarsari saat ini

INILAHKORAN, Bandung - Sekelompok mahasiswa meminta polisi agar segera menangkap pelaku yang membuat salah satu mahasiswa daerahnya menjadi korban salah sasaran.

Permintaan tersebut tertulis dalam agenda yang terdapat di surat imbauan organisasi kemahasiswaan yang beredar di media sosial.

Organisasi itu menyerukan kepada seluruh paguyuban, pelajar, dan mahasiswa untuk berkumpul di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin 4 Juli 2022 pagi tadi.

Baca Juga: 46 Jamaah Haji Furoda Dipulangkan, Wagub Uu: Hati-hati Laksanakan Ibadah Haji

Dalam surat imbauan tersebut, organisasi tersebut juga mengungkapkan identitas dari mahasiswa yang menjadi korban salah sasaran itu.

Diketahui, mahasiswa tersebut bernama Dibrilian Jornes Tawarisi Rumbewas.

Ia merupakan mahasiswa akhir di Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).

Baca Juga: Pelaku Pelecehan Terhadap Istri Robert Albert, Tendi Rustandi Minta Maaf

Akibat penyerangan korban salah sasaran tersebut, ia harus mengalami cacat permanen, yaitu tangan kanannya terputus serta tangan kiri tempurung tangannya juga terpotong.

Kapolres Sleman, AKBP Achmad Imam Rifa'i, kepada sejumlah wartawan mengungkapkan adanya aksi penyampaian pendapat dari kelompok korban penganiayaan.

Kelompok tersebut sebelumnya dilaporkan mendatangi Mapolda DIY yang berada di Jalan Ringroad Utara, Sleman. 

Ia menyebut dari dugaan kasus penganiayaan tersebut, ada tiga korban yang mengalami luka akibat senjata tajam dan benda tumpul.

Baca Juga: Babarsari Mencekam,Masyarakat Diimbau Hindari Jalur Tersebut

Di beberapa video yang diunggah di media sosial tampak beberapa orang membawa senjata tajam.

Cuitan terkait kerusuhan di Babarsari juga sempat menjadi perbincangan di media sosial Twitter.***

 


Editor : inilahkoran