BPMS 2022 DKI Jakarta, Siswa SMA Bisa Dapat Rp10 Juta

Program BPMS 2022 DKI Jakarta merupakan bantuan bagi siswa yang masuk sekolah swasta di DKI Jakarta dari tingkat SD sampai SMA.

BPMS 2022 DKI Jakarta, Siswa SMA Bisa Dapat Rp10 Juta
BPMS 2022 DKI Jakarta, Siswa SMA Bisa Dapat Rp10 Juta

INILAH KORAN, Bandung – Pemerintah DKI Jakarta memiliki program Bantuan Pendidikan Masuk Sekolah (BPMS 2022) DKI Jakarta bantuan bagi siswa mulai tingkat SD hingga SMA.

Program BPMS 2022 DKI Jakarta merupakan bantuan bagi siswa yang masuk sekolah swasta di DKI Jakarta dari tingkat SD sampai SMA.

Siswa SMA yang mendapatkan bantuan ini bisa memperolah dana hingga Rp10 juta, selama memenuhi syarat yang ditetapkan.

Baca Juga: Kawasan Bunderan HI Diberlakukan Rekayasa Lalin, Ini Rutenya

BPMS 2022 DKI Jakarta sendiri hanya diperuntukan kepada peserta didik yang mengenyam pendidikan di sekolah swasta di DKI Jakarta.

Bagi teman-teman yang masuk sekolah swasta. Pemprov DKI Jakarta menyediakan program Bantuan Pendidikan Masuk Sekolah (BPMS)," tulis akun Instagram DKI Jakarta dilansir INILAH KORAN.

BPMS 2022 diberikan Pemprov DKI Jakarta sebagai upaya meringankan beban biaya pendidikan bagi peserta didik baru yang diterima di sekolah swasta.

Baca Juga: Sinopsis Film Taken, Bakal Tayang Malam Ini di Bioskop TransTV

Siswa setingkat SD akan menerima dana BPMS 2022 DKI Jakarta Rp1 juta, siswa SMP/sederajat Rp1,5 juta, dan siswa SMA/sederajat Rp2,5 juta-Rp10 juta.

Siswa yang akan mendapatkan bantuan tersebut adalah siswa yang telah memenuhi syarat yang ditetapkan.

Berikut syarat penerima BPMS 2022 DKI Jakarta:

Baca Juga: Daftar Lagu Album 'SECTOR 17' Seventeen, Total Ada 13

  1. Siswa berusia 6-12 tahun,
  2. Terdaftar sebagai siswa di sekolah swasta di provinsi DKI Jakarta,
  3. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai penduduk provinsi DKI Jakarta dan berdomisili di provinsi DKI Jakarta,
  4. Memenuhi kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial:

– Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Daerah (DTKSD),

– Anak panti sosial, anak -anak penyandang cacat, dan anak -anak dari penyandang disabilitas,

– Anak dari pengemudi Jaklingko yang mengendarai mikrotrans,

– Anak-anak dari penerima kartu pekerja Jakarta,

– Anak-anak tidak sekolah,

– Siswa yang mengalami kesulitan ekonomi yang dipengaruhi oleh Covid-19 dengan syarat yang dialami oleh satu/kedua orang tua:

  1. Kehilangan pekerjaan karena PHK,
  2. Kehilangan bisnis dan/atau pengurangan pendapatan secara signifikan,
  3. Pendapatan non-permanen yang dipengaruhi oleh Pandemi Covid-19,
  4. PHK tanpa diberikan/dipotong pendapatan,
  5. Meninggal karena konfirmasi Covid-19.


Editor : inilahkoran