Kabupaten Cirebon Siap Kawal Koalisi PKB dan Gerindra

Wacana koalisi antara PKB dan Gerindra bakal langsung disosialisasikan di beberap daerah tak terkucuali Kabupaten Cirebon

Kabupaten Cirebon Siap Kawal Koalisi PKB dan Gerindra
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon M Luthfi akan mengawal koalisi PKB dan Gerindra di Kabupaten Cirebon.

 

INILAHKORAN, Cirebon -Wacana Koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Partai Gerindra, harus segera dilakukan didaerah, termasuk di Kabupaten Cirebon.

Intruksi koalisi PKB dan Gerindra tersebut merupakan perintah partai dan harus segera dilakukan. Demikian dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi yang juga berasal dari PKB.

"Kami dari Jakarta dapat instruksi untuk menindaklanjuti turunan koalisi  dari pusat sampai ke bawah. Intinya, kolasi PKB bersama Gerindra," ungkap Luthfi, Selasa  5 Juli 2022.

Baca Juga: AKD Belum Ada Kepastian, Fraksi Golkar Desak BK Berikan Sanksi Ketua DPRD Kabupaten Cirebon

Dirinya mengakui, jika memang selama ini  hubungan antara PKB dengan Gerindra di DPRD Kabupaten Cirebon kurang baik.  Bahkan posisi jabatan di AKD pun, Gerindra tidak mendapatkan jatah. Namun kalau memang koalisi berjalan, kedepannya pasti akan ada perubahan. Dirinya memastikan,  hubungan PKB dengan Gerindra di daerah akan harmonis.

"Artinya kalau 2,5 tahun lalu Gerindra tidak masuk dalam AKD, kami punya tanggung jawab moril. maka proporsional ini kita dorong. Turunan koalisi dari Jakarta sampai ke bawah, harus diejawantahkan dan  ditindaklanjuti. Salah satu bagiannya adalah, kita mendorong proporsional ini," kata Luthfi.

Artinya lanjut Luthfi, jika hubungan sebelum-sebelumnya dengan Gerindra di DPRD Kabupaten Cirebon kurang harmonis, saat ini waktunya disudahi. Sehingga pembagian AKD secara proporsional bisa untuk kepentingan bersama. Arahnya, untuk daerah yang lebih baik.

Baca Juga: Gebyar Kabupaten Cirebon Katon Bersihe, Strategi Pemkab Kurangi Volume Sampah

"Sudah lah, ini kan untuk kepentingan bersama. Kami tidak ingin ada yang ditinggal.  Koalisi-koalisi ini saya kira dalam kerangka yang konstruktif untuk Cirebon yang lebih hebat," ucapnya.

Ketika ditanya, jika Gerindra diakomodir, apakah akan menggeser posisi strategis yang kini milik NasDem dalam jabatan AKD, Luthfi menjawab ia.  Sebab, hal itu adalah bagian dari kompromi. Ketika komprominya baik, maka semua harus optimal.

"Tidak serta merta begitu. Ini kan bagian dari kebersamaan. Nah kira-kira akselerainya seperti apa, kita sepakati dalam forum Banmus. Tapi sekali lagi kita sama-sama,  ingin yang terbaik, dan mudah-mudahan dengan kebersamaan dan semangat yang sama, kita bisa selesaikan tanggung jawab kita. Menyelesaikan problem-problem di Kabupaten Cirebon," terangnya.

Baca Juga: KID Kabupaten Cirebon Siap Dukung Penyelngaraan Pemilu

Ia mengaku, selama ini komunikasi dengan Gerindra di parlemen baik-baik saja. Baik di ruang-ruang formal maupun informal komunikasi yang dibangun tidak ada masalah. Mengenai statement Ketua Fraksi Gerindra,  Nana Kencanawati yang tak pernah diajak bicara maupun diundang ketua dewan, menurutnya yang dilihat masa depan, bukan masa lalu.

"Kita tidak melihat masa lalu. Yang kita lihat masa depan. Kesamaan pandangan yang bisa kita sinergikan, kita sinergikan. Hari ini perlu fokus terhadap penyelesaian masalah," ujarnya. (maman suharman)


Editor : inilahkoran