Bawa Berkas Ini Kesekolah, Dapatkan BPMS DKI Jakarta, Bantuan untuk Siswa Sekolah Swasta

Pemprov DKI Jakarta memiliki program BPMS DKI Jakarta bagi siswa yang masuk sekolah swasta di DKI Jakarta dari tingkat SD sampai SMA.

Bawa Berkas Ini Kesekolah, Dapatkan BPMS DKI Jakarta, Bantuan untuk Siswa Sekolah Swasta
Ilustrasi/ Bawa Berkas Ini Kesekolah, Dapatkan BPMS DKI Jakarta, Bantuan untuk Siswa Sekolah Swasta

INILAH KORAN, Bandung – Siswa yang berdomosili di DKI Jakarta bisa mendapatkan BPMS DKI Jakarta khusus untuk siswa sekolah swasta.

Pemprov DKI Jakarta memiliki program BPMS DKI Jakarta bagi siswa yang masuk sekolah swasta di DKI Jakarta dari tingkat SD sampai SMA.

Siswa yang memenuhi kriteria yang ditetapkan akan mendapatkan dana bantuan biaya sekolah swasta BPMS DKI Jakarta.

Baca Juga: Diduga Depresi Ditagih Pinjol, Pria di Sunter Gantung Diri

Siswa setingkat SD akan menerima dana BPMS 2022 DKI Jakarta Rp1 juta, siswa SMP/sederajat Rp1,5 juta, dan siswa SMA/sederajat Rp2,5 juta-Rp10 juta.

Siswa SMA yang mendapatkan bantuan BPMS DKI Jakarta 2022 bisa memperolah dana hingga Rp10 juta, selama memenuhi cara berikut.

BPMS 2022 sendiri hanya diperuntukan kepada peserta didik yang mengenyam pendidikan di sekolah swasta di DKI Jakarta.

Baca Juga: Diduga Depresi Ditagih Pinjol, Pria di Sunter Gantung Diri

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mensosialisasikan BPMS DKI Jakarta 2022 pada pertengahan Juli.

Lebih tepatnya BPMS DKI Jakarta 2022 akan disosialisasikan pada minggu kedua bulan Juli 2022 atau awal tahun pelajaran 2022/2023.

Siswa bisa dapat BPMS DKI Jakarta 2022 jika memenuhi persyaratan BPMS DKI Jakarta 2022:

Baca Juga: 12 Anggota GMBI Dituntut Satu Tahun Bui

  1. Siswa berusia 6-12 tahun,
  2. Terdaftar sebagai siswa di sekolah swasta di provinsi DKI Jakarta,
  3. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai penduduk provinsi DKI Jakarta dan berdomisili di provinsi DKI Jakarta,
  4. Memenuhi kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial:

– Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Daerah (DTKSD),

– Anak panti sosial, anak -anak penyandang cacat, dan anak -anak dari penyandang disabilitas,

– Anak dari pengemudi Jaklingko yang mengendarai mikrotrans,

– Anak-anak dari penerima kartu pekerja Jakarta,

– Anak-anak tidak sekolah,

– Siswa yang mengalami kesulitan ekonomi yang dipengaruhi oleh COVID-19 dengan syarat yang dialami oleh satu/kedua orang tua:

  1. Kehilangan pekerjaan karena PHK,
  2. Kehilangan bisnis dan/atau pengurangan pendapatan secara signifikan,
  3. Pendapatan non-permanen yang dipengaruhi oleh Pandemi Covid-19,
  4. PHK tanpa diberikan/dipotong pendapatan,

5. Meninggal karena konfirmasi Covid-19.


Editor : inilahkoran