Bupati Imron Ajak Warga Cirebon Jaga Pola Hidup Sehat

imron mengajak seluruh masyarakat Cirebon untuk menrapkan pola hidup sehat seiring kembali naiknya kasus Covid-19

Bupati Imron Ajak Warga Cirebon Jaga Pola Hidup Sehat
Bupati Cirebon Imron menhajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

INILAHKORAN, Cirebon -  Kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Cirebon saat ini terus melandai. Hanya saja, kewaspadaan masyarakat terhadap serangan penyakit tetap harus terjaga dan tidak boleh lengah.

Hal tersebut dikatakan Bupati Imron, saat membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Vaksinasi Covid-19, Kamis  7 jULI 2022 di Pondok Pesantren Darul Al Tauhid, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Imron menjelaskan, saat pandemi Covid-19, tingkat fatalitas paling tinggi yang memiliki riwayat penyakit bawaan atau komorbid. Dengan demikian, yang perlu diwaspadai pasca pandemi ini adalah kenaikan jumlah penderita penyakit tidak menular seperti Jantung, Diabetes Militus dan lainnya.

Baca Juga: Pemkab dan Pemkot Cirebon Sepakat Layani Warga di Perbatasan

"Dengan menggelorakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), saya yakin penderita penyakit bisa diminimalisir. Ditambah juga vaksinasi Covid, masyarakat bisa lebih terlindungi dari virus Corona," ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Imron meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, serta tidak sembarangan dalam menjalankan pola hidup. Imron berharap, masyaraka jangan lengah, karena Covid masih ada.

"Penyakit lainnya juga masih bisa dicegah dengan pola hidup sehat, seperti gemar olahraga, memakan makanan yang bergizi, dan menjaga pola istirahat. Kita harus optimis, pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa selalu sehat," ungkapnya.

Baca Juga: 100 Purna PMI Kabupaten Cirebon Dilatih Wirausaha

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr. Edi Susanto menyebut, permasalahan Covid dan Germas ini adalah persoalan generasi. Maksudnya, kata dia, Covid dan juga Penyakit Tidak Menular (PTM) lainnya bisa mempengaruhi generasi kedepannya.

"Jika Covid dan PTM tidak diminimalisir, maka kondisi generasi kedepan juga akan terganggu, karena banyak yang sakit. Sesuai dengan pernyataan Pak Bupati, Germas dan Vaksinasi Covid menjadi hal penting dalam kondisi seperti ini," ujar Edi.

Edi menambahkan,  capaian vaksinasi, Edi menyebut hingga saat ini jumlah vaksin dosis 1 dan 2 sudah melampaui target. Namun, untuk booster atau dosis ketiga masih terus dikejar. Sedangkan untuk dosis 1 sudah 92,3persen, dosis 2 mencapai 83,2persen.

Baca Juga: Kabupaten Cirebon Siap Kawal Koalisi PKB dan Gerindra

"Nah, untuk dosis ketiga ini masih berkisar di 35persen dari target 50persen. Memang ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti kondisi kesehatan penerima vaksin. Dengan demikian, kembali lagi, Germas akan terus kita sosialisasikan," tukasnya. (maman suharman)


Editor : inilahkoran