• Sabtu, 21 Mei 2022

Hanya Kerugian yang Menimpa Pemakai Sihir

- Kamis, 10 Desember 2020 | 22:30 WIB
Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Berikut ini 10 faidah yang diambil dari firman Allah Jalla wa Ala: "Tukang sihir tak akan pernah beruntung dari mana pun ia datang" (QS. Thaha: 69).

Pertama: tukang sihir tidak akan pernah beruntung sebagaimana dikabarkan oleh Allah tabaraka wa taala. Dan semestinya kita mengetahui bahwa al falah artinya mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat. Dan al falah dinafikan dari tukang sihir menandakan penafian kebaikan baginya di dunia dan di akhirat. Maka ia adalah orang yang bangkrut dan merugi di dunia dan di akhirat.

Kedua: bahwasanya sihir itu tidak hanya memiliki satu metode, bahkan ia memiliki banyak metode, banyak tempat belajar dan banyak jenis. Karena Allah Jalla wa Ala berfirman dengan menggunakan kalimat ("dari mana pun ia datang").

Maksudnya: bagaimana pun metodenya dan bagaimana pun caranya dan darimana pun ia belajar. Maka, sihir itu bagaimana pun metodenya, bagaimana pun caranya, apapun jenisnya, inilah akibat dan hasil yang ia dapatkan. Yaitu bahwa pelakunya tidak akan beruntung secara mutlak, baik di dunia maupun di akhirat.

Ketiga: ketika Allah taala mengabarkan bahwa tukang sihir tidak akan beruntung darimana pun ia datang, maka orang yang datang kepada tukang sihir untuk meminta manfaat atau meminta suatu perbaikan, maka ia lebih pasti lagi mendaptkan ketidak-beruntungan.

Keempat: batilnya nusyroh, yaitu menghilangkan sihir dengan sihir. Terdapat dalam hadits shahih bahwa Nabi Shallallahualaihi Wasallam ditanya tentang nusyroh, beliau bersabda:

"itu adalah perbuatan setan"

Maka melawan sihir dengan sihir hukumnya tidak diperbolehkan. Diharamkan bagi seorang Muslim pergi ke tukang sihir walaupun tujuan kedatangannya tersebut untuk menghilangkan sihir yang menimpanya. Dan ia tetap termasuk dalam keumuman firman Allah Taala ("dari mana pun ia datang"). Maka tidak mungkin bisa dicapai suatu keuntungan dari semua sisi walaupun tujuannya untuk menghilangkan sihir.

Kelima: jika telah diketahui bahwa tukang sihir itu tidak akan beruntuh (yaitu tidak akan mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat), maka orang yang mendatanginya juga akan merugi dan tidak akan beruntung, walaupun tujuannya untuk menghilangkan sihir lain yang menimpanya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

X