• Senin, 27 September 2021

Buat yang Masih Itungan pada Keluarga, Pahami Sabda Rasulullah ini...

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 16:00 WIB

TAK sedikit di luar sana seorang suami begitu perhitungan terhadap nafkah yang dia berikan pada keluarga. Padahal, menafkahi keluarga itu berbuah pahala besar. Bisa jadi pahalanya rusak karena sering diungkit-ungkit. Naudzubillahi mindzalik.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk memerdekakan hamba sahaya, dinar yang engkau sedekahkan untuk orang miskin, dan dinar yang engkau imfakkan untuk keluargamu, maka paling besar ganjarannya ialah dinar yang engkau infakkan untuk keluargamu.” (HR. Muslim no. 995)

Syaikh Ibnu al-’Utsaimin rahimahullah berkata: “Begitu juga harta yang kamu infakkan kepada anak-anakmu, atau ibu dan bapakmu, bahkan harta yang kamu infakkan untuk biaya hidupmu dengan ikhlas mencari ridha Allah Ta’ala, maka Allah Ta’ala akan memberikan pahala atas hal itu.” (Syarah Riyadhush Shalihin)

Bakhil Merusak Diri

Sikap pelit apalagi kepada keluarga sendiri hanya akan mendatangkan keburukan bagi si pelakunya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Dua karakter yang tidak mungkin terkumpul pada diri seorang mukmin, yaitu bakhil dan perangai buruk.” (HR. at-Tirmidzi, no. 1962)

Dalam hadis lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Orang yang dermawan dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dan jauh dari neraka. Orang yang bakhil jauh dari Allah, jauh dari orang lain, dan dekat dengan neraka.” (HR. at-Tirmidzi no. 1961)

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

X