• Kamis, 21 Oktober 2021

Dosa Besar: Syirik dan Durhaka kepada Orangtua

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 15:30 WIB

PERTAMA, durhaka kepada orangtua adalah dosa sangat besar. Dari Abu Bakrah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Akan kusampaikan kepada kalian dosa yang paling besar." Lalu beliau menyebutkan,

"Syirik kepada Allah dan durhaka kepada kedua orangtua." (HR. Bukhari 5976 & Muslim 87)

Dalam hadis lain, dari Abdullah bin Amr radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengingatkan, "Daftar dosa besar: menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh jiwa, dan sumpah palsu." (HR. Bukhari 6675)

Kedua, bagian dari akidah yang perlu ditanamkan dalam diri setiap muslim, bahwa dosa sebesar apapun, sehebat apapun, memungkinkan untuk ditobati. Allah berfirman,

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53)

Sampai pun dosa durhaka kepada kedua orangtuanya, dia punya kesempatan untuk segera bertobat dan memohon ampun kepada Allah.

"Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. As-Syura: 25).

Ketiga, tobat tidak hanya permohonan maaf. Tobat butuh bukti, dan kejujuran, agar dianggap sebagai tobat yang sah. An-Nawawi menyebutkan beberapa syarat diterimanya tobat dalam Riyadhus Sholihin, hlm. 14:

1. Meninggalkan maksiat yang telah dikerjakan
2. Menyesalinya dengan jujur
3. Bertekad tidak akan mengulanginya
4. Dan jika dosa itu terkait sesama manusia, maka harus meminta maaf kepadanya

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Air Mani Perempuan, Begini Ciri-cirinya dalam Islam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:12 WIB
X