• Jumat, 17 September 2021

Kebelet Nikah tapi Masih Nganggur, Duh Gimana Ya?

- Selasa, 7 September 2021 | 09:57 WIB
Ilustrasi (https://www.earthtimes.org/)
Ilustrasi (https://www.earthtimes.org/)

INILAH, Bandung- Permasalahan ini lumrah kita temui di sekitar kita. Banyak para perempuan yang ingin menikah dengan lelaki idamannya tapi terkendala masalah ekonomi. Tak lain, sang calon suami belum bekerja. Solusinya?

Dikutip dari artikel di Majalah Al Mawaddah yang ditayangkan konsultasisyariah.com, laki-laki yang mau menikah berbeda dengan wanita. Wanita jika mau menikah hanya berpikir bagaimana mendapatkan pria yang yang baik agamanya dan berpenampilan yang menarik.

Tapi untuk laki-laki lebih tidak cukup demikian. Dia harus bertanggung jawab menafkahi diri, istri, dan anak. Jika dia belum punya mata pencarian atau belum bekerja, maka bagaimana dia bisa menunaikan kewajiban sebagai kepala keluarga?

Baca Juga: Ternyata Begini, Hukum Operasi Alat Vital Agar 'Perawan Lagi' dalam Islam

 Hidup berkeluarga bukan hanya menafkahi istri satu atau dua hari saja. Namun juga bertanggung jawab atas kesehatan keluarga dan kebutuhan lainnya yang masih banyak sekali. Kecuali bila istri mau membantu mencarikan pekerjaan atau bersedia membantu suami berupa harta dengan cara yang tidak menyakiti hati suami. Bila seperti itu maka boleh segera menikah. Tetapi jika istri tidak bersedia dan dipaksakan menikah, maka dikhawatirkan rumah tangga akan terganggu. Ini sering dialami oleh pasutri bahkan menjadi buah bibir mertua dan tetangga. Karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Dan orang-orang yang tidak mampu menikah, hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sampai Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya…”

Maka disarankan agar perempuan dan laki-laki di sini untuk bersabar dan menunda terlebih dahulu hasrat menikah. Jangan berhubungan terlebih dahulu baik lewat lisan atau lainnya, insya Allah itu baik.

Tetapi andai mengganggu pikiran dan ketenangan jiwa, sebaiknya calon suami segera mencari pekerjaan walaupun hasilnya hanya cukup untuk berdua. Dengan hidup hemat dan semangat bekerja, insya Allah akan dikaruniai rezeki setelah menikah nanti.

 

Halaman:

Editor: Bsafaat

Sumber: Konsultasisyariah.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X