• Jumat, 17 September 2021

Pasutri Hobi Rekam Adegan Ranjang? Awas, Begini Hukumnya dalam Islam

- Senin, 13 September 2021 | 11:22 WIB
BANYAK pasangan suami istri ingin bahagia kehidupan rumah tangganya, namun mereka justru merasa terjauhkan darinya.
BANYAK pasangan suami istri ingin bahagia kehidupan rumah tangganya, namun mereka justru merasa terjauhkan darinya.

INILAHKORAN, Bandung- Pasangan suami istri memang dibolehkan mengekspresikan rasa cinta masing-masing dengan berbagai cara. Tapi, tetap saja ada batasan dari sisi syariat. Salah satunya, dilarang merekam adegan ketika sedang berjimak.

Ustaz Muflih Safita bin Muhammad Saad Aly di konsultasisyariah.com menjelaskan, para ulama rabbani di zaman ini melarang pasutri merekam video hubungan intim dengan argumentasi sebagai berikut:

Membuat video yang di dalamnya ada wanita, apalagi wanita tersebut tidak menutup aurat bahkan telanjang.

Para ulama rabbani di zaman ini memang berselisih pendapat dalam menetapkan hukum video (gambar bergerak atau motion pictures). Pembaca silakan merujuk ke artikel atau ceramah lain mengenai silang pendapatnya, adapun artikel ini tidak membahasnya. Hanya saja perlu diketahui bahwa para ulama tersebut bersepakat apabila di dalam video tersebut ada wanita, khususnya yang tidak menutup aurat bahkan telanjang, maka video semacam itu diharamkan dengan tegas.

Baca Juga: Pasutri Saling Mengeluarkan Kata-kata Vulgar Saat Berjimak, Hukumnya?

Orang-orang yang pertama dan sering melakukan hal ini adalah dari kalangan orang kafir barat.

Karenanya, merekam video pasutri sedang berhubungan intim adalah bentuk mengikuti budaya orang kafir dan ini dilarang oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Beliau bersabda,

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari kaum tersebut.” (HR. Abu Daud no. 4033 dari sahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, dinilai hasan shahih oleh Syaikh Al-Albani)

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X