• Minggu, 24 Oktober 2021

Kalau Poligami Boleh, Kenapa Poliandri Tidak?

- Senin, 20 September 2021 | 11:37 WIB
BANYAK pasangan suami istri ingin bahagia kehidupan rumah tangganya, namun mereka justru merasa terjauhkan darinya.
BANYAK pasangan suami istri ingin bahagia kehidupan rumah tangganya, namun mereka justru merasa terjauhkan darinya.

INILAHKORAN, Bandung- Banyak yang mempertanyakan masalah ini, terutama dari kalangan non-muslim. Kita sebagai seorang muslim, hanya perlu taat terhadap aturan Allah Ta'ala, termasuk soal poliandri.

Dilansir inilah.com, poliandri adalah pernikahan seorang perempuan dengan lebih dari satu suami. Hukum poliandri adalah haram berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunah. Allah Swt berfirman:

 

"dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki." (QS An-Nisaa` [4]: 24)

Baca Juga: Menikah dengan Syarat Calon Suami Tidak Akan Poligami, Hukumnya?

Ayat di atas yang berbunyi "wal muhshanaat min al-nisaa' illa maa malakat aymaanukum" menunjukkan bahwa salah satu kategori wanita yang haram dinikahi oleh laki-laki, adalah wanita yang sudah bersuami, yang dalam ayat di atas disebut al-muhshanaat.

 

Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani berkata dalam an-Nizham al-Ijtimai fi al-Islam (Beirut : Darul Ummah, 2003) hal. 119 : "Diharamkan menikahi wanita-wanita yang bersuami. Allah menamakan mereka dengan al-muhshanaat karena mereka menjaga [ahshana] farji-farji (kemaluan) mereka dengan menikah."

Baca Juga: Poligami dan Rasa Adil bagi Istri, Mungkinkah?

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X