• Selasa, 26 Oktober 2021

Lima Waktu Terbaik untuk Bersedekah Agar Pahalanya Berlipat Ganda, Salah Satunya Saat Lagi Cekak

- Selasa, 21 September 2021 | 11:07 WIB
MENYAMBUT Ramadan, bulan suci, bulan penuh kebaikan bukan hanya dengan suka cita. Persiapan fisik dianjurkan untuk dilakukan. Bentuknya adalah dengan banyak puasa sunah di bulan Syaban sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul shallallahu alaihi wa sallam./net
MENYAMBUT Ramadan, bulan suci, bulan penuh kebaikan bukan hanya dengan suka cita. Persiapan fisik dianjurkan untuk dilakukan. Bentuknya adalah dengan banyak puasa sunah di bulan Syaban sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul shallallahu alaihi wa sallam./net

INILAHKORAN, Bandung- Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal di rumaysho.com menjelaskan bahwa sedekah juga butuh strategi. Terutama, soal waktu-waktu yang utama menunaikan amalan mulia ini. Kapan saja?

1- Saat masa krisis, bencana dan kebutuhan hidup melilit

Allah Taala berfirman, "Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan." (QS. Al-Balad: 11-14). Memberi makan pada hari "dzi masghobah", maksudnya adalah pada masa kelaparan, ketika makanan menjadi langka, di masa semua kebutuhan terfokus pada makanan. Lihat Tafsir Ath-Thabari, 15: 255.

Baca Juga: 7 Tips Islami buat Para Istri, Agar Suami Tak Pindah ke Lain Hati

2- Saat peristiwa yang menakutkan seperti saat terjadi gerhana matahari atau saat peperangan

Dari Aisyah radhiyallahu anha, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah." (HR. Bukhari no. 1044 dan Muslim no. 901)

3- Sepuluh hari pertama Dzulhijjah

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah)." Para sahabat bertanya: "Tidak pula jihad di jalan Allah?" Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab: "Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun." (HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757, Ibnu Majah no. 1727, dan Ahmad no. 1968, dari Ibnu Abbas. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Syuaib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim). Sedekah termasuk amalan yang baik yang dilakukan di awal Dzulhijjah. Dan pahalanya akan berlipat dibanding hari yang lain.

Baca Juga: Kalau Poligami Boleh, Kenapa Poliandri Tidak?

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Makna Asmaul Husna Al Haasib, Penjelasan dari Aa Gym

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00 WIB
X