• Selasa, 26 Oktober 2021

Mencukur Bulu Kemaluan itu Sunnah dari Nabi, Begini Caranya...

- Rabu, 22 September 2021 | 10:54 WIB
Ilustrasi alat untuk mencukur bulu kemaluan. (cosmopolitan.com)
Ilustrasi alat untuk mencukur bulu kemaluan. (cosmopolitan.com)

INILAHKORAN, Bandung- Mencukur bulu kemaluan adalah sunnah yang terlupakan. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memang menganjurkan dan telah memberi contoh tentang caranya.

Dari A’isyah radliallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada sepuluh hal dari fitrah (manusia); Memangkas kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), potong kuku, membersihkan ruas jari-jemari, mencabut bulu ketiak, mencukup bulu pubis dan istinjak (cebok) dengan air. ” (H.r. Muslim, Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i, dan Ibn Majah).

Baca Juga: Dosakah Membatalkan Puasa Sunnah karena Ingin Berhubungan dengan Istri?

Ustaz Ammi nur Baits di situs konsultasisyariah.com menjelaskan, hadis di atas menunjukkan bahwa mencukur bulu dan rambut tertentu hukumnya disyariatkan dan tidak terlarang.

Dalam riwayat yang lain, dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada lima hal termasuk fitrah; Istihdad, khitan, memangkas kumis, mencabut bulu kemaluan, dan memotong kuku.” (HR. Bukhari, Muslim dan yang lainnya)

Baca Juga: Sedang Puasa Sunnah? Panjatkan Doa Panjang Umur dan Banyak Harta Ini

Imam as-Syaukani menjelaskan:

Istihdad adalah mencukup bulu kemaluan. Digunakan istilah istihdad, yang artinya mengunakan pisau, karena dalam mencukurnya digunakan pisau. Sehingga bisa dilakukan dalam bentuk dicukur (habis), dipotong (pendek),… (Nailul Authar, 1: 141)

Halaman:

Editor: Bsafaat

Sumber: Konsultasisyariah.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Makna Asmaul Husna Al Haasib, Penjelasan dari Aa Gym

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00 WIB
X