• Selasa, 26 Oktober 2021

Awas! Tanpa Sadar Meniru Budaya Buruk Kaum Yahudi Saat Bekerja

- Minggu, 26 September 2021 | 10:42 WIB
Ilustrasi Suap (Net)
Ilustrasi Suap (Net)

INILAHKORAN, Bandung- Warning bagi siapapun para pekerja yang mencari pendapatan berkah di mata Allah Ta'ala. Kita diharamkan mengikuti budaya kaum-kaum kafir termasuk Yahudi. Itu disabdakan Rasulullah shallallahu

'alaihi wa sallam dalam hadist berikut:

 Dari Ibnu Umar berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari kaum itu." (HR Abu Daud dan Ibnu Hibbab menshahihkannya).

 Dari Abu Said Al Khudri Radhiallahu Anhu, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: "Kalian benar-benar akan mengikuti jalan hidup orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sampai mereka masuk ke lubang biawak pun kalian tetap mengikuti mereka." Kami bertanya: "Apakah mereka itu Yahudi dan Nasrani wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Siapa lagi?" (HR. Bukhari No. 3456, 7320, Muslim No. 2669)

Baca Juga: Meraih Surga dengan Bekerja Keras Menafkahi Keluarga

Maka, mulai pelajarilah budaya-budaya kaum kafir yang merebak di Indonesia. Dan salah satunya adalah budaya suap atau uang sogok yang sudah menjadi budaya dan tradisi yang mendarahdaging di bangsa Yahudi.

"Mereka itu (orang-orang Yahudi) adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan as-suht" (QS. Al-Maidah [5]: 42).

Dikutip muslim.or.id, dalam Tafsir Jalalain disebutkan bahwa yang dimaksud dengan ([as-suht] ) adalah harta haram, yaitu risywah (uang suap atau uang sogok) (Tafsir Jalalain, 1/144).

Ibnu Katsir rahimahullah juga menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan ([as-suht] ) adalah harta haram, yaitu risywah, sebagaimana penjelasan shahabat Ibnu Masud radhiyallahu anhu (Tafsir Ibnu Katsir, 3/106).

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Makna Asmaul Husna Al Haasib, Penjelasan dari Aa Gym

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00 WIB
X