• Senin, 18 Oktober 2021

Hukum Tidur Tengkurap dalam Islam, Kapan Boleh dan Kapan Tidak

- Selasa, 28 September 2021 | 14:22 WIB
Tidur mengenakan kaus kaki basah ternyata banyak manfaatnya
Tidur mengenakan kaus kaki basah ternyata banyak manfaatnya

INILAHKORAN, Bandung- Tidur tengkurap tidak dianjurkan. Tetapi dalam kondisi tertentu, tetap diperbolehkan. Berikut ini penjelasannya:

Dilansir dari artikel Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal di Rumaysho.com, dari Ya’isy bin Thokhfah Al Ghifariy, dari bapaknya, ia berkata,

“Ketika itu aku sedang berbaring tengkurap di masjid karena begadang dan itu terjadi di waktu sahur. Lalu tiba-tiba ada seseorang menggerak-gerakkanku dengan kakinya. Ia pun berkata, “Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah.” Kemudian aku pandang orang tersebut, ternyata ia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Abu Daud no. 5040 dan Ibnu Majah no. 3723. Imam Nawawi dalam Riyadhus Sholihin mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Baca Juga: Ciri Akhir Zaman, Muncul Fenomena Ikatan Suami Takut Istri (ISTI)

Juga hadits lainnya, dari Ibnu Tikhfah Al Ghifari, dari Abu Dzarr, ia berkata, 

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di hadapanku dan ketika itu aku sedang tidur tengkurap. Beliau menggerak-gerakkanku dengan kaki beliau. Beliau pun bersabda, “Wahai Junaidib, tidur seperti itu seperti berbaringnya penduduk neraka.” (HR. Ibnu Majah no. 3724. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dalam kitab Nuzhatul Muttaqin (hal. 339), Syaikh Musthofa Al Bugho, dkk berkata bahwa tidur sambil tengkurap itu terlarang.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Tidak pantas seseorang tidur tengkurap lebih-lebih lagi dilakukan di tempat yang terbuka. Karena jika orang banyak melihat tidur semacam itu, mereka tidak suka. Namun jika seseorang dalam keadaan sakit perut, dengan tidur seperti itu membuat teredam sakitnya, maka seperti itu tidaklah mengapa karena dilakukan dalam keadaan butuh.” (Syarh Riyadhus Sholihin, 4: 343)

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz ditanya, “Ada yang mengatakan bahwa tidur tengkurap itu diharamkan, apakah benar? Jika benar, apa yang mesti kulakukan karena aku tidak bisa tidur pulas melainkan dengan cara tidur sambil tengkurap. Tidur seperti itu lebih menyenangkan bagiku.”

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Air Mani Perempuan, Begini Ciri-cirinya dalam Islam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:12 WIB
X