• Kamis, 28 Oktober 2021

Benarkah Cinta atau Asmara Bikin Bahagia? Aa Gym Tak Percaya, Beri Penjelasan Menohok

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:35 WIB
Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Kh Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).  (Istimewa)
Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Kh Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). (Istimewa)

INILAHKORAN, Bandung- Benarkah rasa cinta atau asmara membuat seseorang hidup dalam kebahagiaan? Berikut ini jawaban dari Kh Abdullah Gymnastiar dalam artikelnya yang dimuat IinilahKoran, beberapa waktu lalu:

Saya termasuk orang yang sangat tidak percaya kebahagiaan datang bagi para pemuja cinta. Baik yang ‘cinta beruk/monyet’, punya pacar, hingga yang berlebihan cinta kepada suami atau istrinya. Mereka sebenarnya tidak bahagia. Sungguh semu dan hanya berpura-pura. Silakan saudara periksa dan renungkan sendiri dengan sejujurnya.

Apakah mungkin kebahagiaan datang dari si cinta monyet, pacar, suami atau istri kita? Tidak. Karena jangankan membahagiakan kita, ia sendiri belum tentu bahagia. Orang yang dicintai mungkin saja menjadi jalan bagi kebahagiaan kita, tetapi tidak mungkin sebagai sumber kebahagiaan.

Baca Juga: Aa Gym: Bekerja karena Gaji, Ya Ujung-ujungnya Pasti Kecewa

Yang menjadi jalan kebahagiaan itu ada beraneka ragam. Bisa melalui pasangan, anak, orangtua, dan lain-lain. Juga binatang piaraan, seperti kucing. Misalkan ketika kita memberi makan kucing. Lahap makannya si meong dapat membuat kita bahagia. Atau saat kita sedang berada dalam antrian ke lima di toilet, dan tiba-tiba tiga pengantri di depan kita dipanggil temannya. Teman mereka ini hanyalah jalan sebagian pelipur kegelisahan kita yang hampir tak kuat ingin buang air.

Nah, kucing yang mendatangi kita, yang lalu dengan lahap menikmati makanan yang kita berikan, serta orang yang memanggil tiga pengantri di depan kita di toilet tadi, digerakkan atau bergerak dengan izin Allah SWT.

Dia-lah yang menciptakan, memiliki, dan mengatur kebahagiaan. Dia-lah sumber kebahagiaan sejati kita. Amat mudah bagi Allah SWT kalau ingin membuat kita bahagia. Oleh sebab itu, jangan pernah dan tidak boleh mengharapkan kebahagiaan dari selain-Nya.

Baca Juga: Inilah 2 Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga Menurut Aa Gym, Wajib Paham!

Kebahagiaan yang sesungguhnya adalah dengan sibuk kepada Allah SWT. Terus-menerus berupaya memperdalam cinta, dan mengharapkan dicintai oleh-Nya. Sebaiknya, cinta kepada makhluk mesti ditempatkan jauh di bawah cinta kepada Allah. Di tempat yang hanya layak untuk makhluk.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Makna Asmaul Husna Al Haasib, Penjelasan dari Aa Gym

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00 WIB
X