• Minggu, 5 Desember 2021

Makna Asmaul Husna Al Ghoniyy, Allah Yang Maha Kaya: Penjelasan dari Aa Gym

- Senin, 25 Oktober 2021 | 06:30 WIB
Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Kh Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).  (Istimewa)
Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Kh Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). (Istimewa)

INILAHKORAN, Bandung- Saudaraku, kalimat ghoniyy tertulis sebanyak duapuluh kali di dalam Al Quran. Maknanya sangat luas.

Salah satunya adalah terdapat di dalam firman Allah Swt., “..Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. At Taubah [9] : 28)

 Kemudian, Allah Swt. juga berfirman, “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya.Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. An Nuur [24] : 32)

Baca Juga: Miris, 106.780 Jiwa Warga Karawang Masuk Kategori Miskin Esktrem

Kita sering lupa bahwa Allah Maha Kaya, sehingga akhirnya kita lebih sering berharap dan memohon kepada makhluk ketimbang kepada Allah. Padahal makhluk jikapun kaya, hanyalah kaya semu. Kekayaannya adalah pemberian Allah Swt. dan tidak ada apa-apanya dibandingkan kekayaan Allah.

Kita senang ketika punya kenalan orang kaya. Senang saat diberi kartu nama oleh orang kaya. Senang dapat undangan dari orang kaya. Sampai-sampai berharap dapat cipratan kekayaan darinya dan kita terpedaya, lupa untuk mentafakuri bagaimana Allah Swt. memberikan karunia kepada mereka.

Baca Juga: Garuda Indonesia Terjebak Dalam Kubangan Bisnis Tak Sehat, Tegas Ini Perintah Erick Thohir

Bukan tidak boleh kita menghargai orang kaya. Juga bukan tidak boleh kita kagum melihat orang kaya. Yang tidak boleh adalah jika hati kita hanya terpaut kepadanya, sementara tidak kepada Allah. Padahal yang membagi rezeki adalah Allah.

Tidak mungkin seseorang mendapat harta kekayaan jikalau Allah Swt. tidak memberikannya. Tidak mungkin seseorang mau bersikap dermawan kepada kita jikalau Allah Swt. tidak mengizinkannya. Tentu saja kita boleh bergaul dengan orang kaya, boleh akrab dengan orang kaya. Tapi tidak boleh hati berharap-harap dan bergantung kepada mereka, apalagi sampai rela berbuat apa saja demi menyenangkan hati mereka supaya mereka memberi kepada kita.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Amalan-amalan Penghapus Dosa di Hari Jumat

Jumat, 26 November 2021 | 04:45 WIB
X