• Kamis, 9 Desember 2021

Tangis Rasulullah Pecah Ketika Melihat Kaum Wanita Disiksa

- Rabu, 17 November 2021 | 10:00 WIB
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menangis ketika melihat kaum wanita disiksa. (InilahKoran/Istimewa)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menangis ketika melihat kaum wanita disiksa. (InilahKoran/Istimewa)

INILAHKORAN, Bandung- Suatu hari, Ali Radyallahu 'anhu melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menangis manakala ia datang bersama Fatimah.

Lalu dia, Ali bertanya mengapa Rasulullah menangis.

Rasulullah menjawab; "Pada malam aku di-isra- kan, aku melihat perempuan-perempuan sedang disiksa dengan berbagai siksaan didalam neraka. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena menyaksikan mereka disiksa dengan sangat berat dan mengerikan."

Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahnya.

Baca Juga: Ini Peringatan Rasulullah untuk Para Jomblo yang Enggan Menikah

"Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya."

"Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya, sementara malaikat memukulnya dengan gada dari api neraka," kata Rasulullah.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?

Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya."

Baca Juga: Pasca Bertanya kepada Ustaz 'Apakah Bisa Bertemu Rasulullah SAW Saat Meninggal', Pria Ini Meninggal Dunia

"Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang menyusui anak orang lain tanpa seizin suaminya. Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas."

"Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang lain yang bukan muhrim dan dia bersolek supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya."

Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Betapa wanita itu digambarkan sebagai tiang negara, rusak tiang, maka rusak pula negara, akhlak dan moral.

Meski demikian, laki-laki yang bermaksiat kepada Allah juga tidak sedikit yang masuk neraka. Ayah-ayah yang membiarkan anak perempuanya tidak memakai kerudung dan mengumbar aurat didepan orang lain.

Baca Juga: Pelajaran dari Kisah Nabi: Gerakan Salat Rasulullah Saat Diganggu Jin Ifrit

Surga dan Neraka adalah soal pilihan. Tergantung bagaimana manusia menjalani hidupnya dialam jagad raya.

kalau mau selamat, maka patuhlah kepada Al-Quran dan hadist, balasanya adalah surga dengan segala kenikmatan didalamnya.
Kalau mau celaka dengan mendurhakai Al Quran dan hadist, maka Allah sudah menyediakan penjara yang sangat mengerikan, yaitu neraka dengan api dan siksaan yang sangat pedih dan tidak terbayangkan oleh manusia sebelumnya.

Dalam sebuah hadist yang diwirayatkan oleh Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Neraka diperlihatkan kepadaku. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita." (HR Ahmad)

Baca Juga: Pelajaran dari Kisah Nabi: Roti, Daging dan Kurma yang Membuat Rasulullah Meneteskan Air Mata

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya wanita adalah aurat, maka jika dia keluar (rumah) Syaithan akan mengikutinya (menghiasainya agar menjadi fitnah bagi laki-laki), dan keadaanya yang paling dekat dengan Rabbnya (Allah Azza wa Jalla) adalah ketika dia berada di dalam rumahnya". [HR Ibnu
Khuzaimah (no. 1685), Ibnu Hibban (no. 5599) dan at-Thabrani dalam "al-Mujamul ausath" (no. 2890), dinyatakan shahih oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban]

Tabarruj akan membawa laknat dan dijauhkan dari rahmat Allah, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Amalan-amalan Penghapus Dosa di Hari Jumat

Jumat, 26 November 2021 | 04:45 WIB
X