• Kamis, 20 Januari 2022

Kisah Wanita Anshar yang Menolak Berhubungan Intim dengan Gaya Bervariasi

- Kamis, 18 November 2021 | 07:00 WIB
Ada kisah berharga dari zaman Rasulullah tentang gaya berhubungan intim para Pasutri. (Ilustrasi/Net)
Ada kisah berharga dari zaman Rasulullah tentang gaya berhubungan intim para Pasutri. (Ilustrasi/Net)

"Ayat tersebut menunjukan diperbolehkannya menyetubuhi wanita dari depan atau belakang, dengan cara menindih atau bertelungkup. Adapun menyetubuhi melalui dubur tidak diperbolehkan, karena itu bukan lokasi bercocok tanam." Bercocok tanam yang dimaksud adalah berketurunan.

Baca Juga: Poligami di Antara Syahwat, Cinta dan Jimak

Muhammad Syamsul Haqqil Azhim Abadi dalam Aunul Mabud menambahkan, "Kata ladang (hartsun) yang disebut dalam Alquran menunjukkan, wanita boleh digauli dengan cara apapun: berbaring, berdiri atau duduk, dan menghadap atau membelakangi."

Demikianlah, Islam, sebagai agama rahmatan lil alamin, lagi-lagi terbukti memiliki ajaran yang sangat lengkap dan saksama dalam membimbing umatnya mengarungi samudra kehidupan.

Semua sisi dan potensi kehidupan dikupas tuntas serta diberi tuntunan yang detil, agar umatnya bisa tetap bersyariat seraya menjalani fitrah kemanusiaannya.***

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X