Ini Sunah Bangun Tidur Nabi yang Harus Kita Tiru! Ustadz Adi Hidayat: Allah Jamin Kebaikan dan Syafaatnya

Rasulullah SAW adalah panutan bagi umatnya. Maka semua perilaku Rasulullah menjadi sunnah rujukan untuk dikerjakan umatnya

Ini Sunah Bangun Tidur Nabi yang Harus Kita Tiru! Ustadz Adi Hidayat: Allah Jamin Kebaikan dan Syafaatnya
Ini Sunah Bangun Tidur Nabi yang Harus Kita Tiru! Ustadz Adi Hidayat: Allah Jamin Kebaikan dan Syafaatnya

INILAHKORAN, Bandung – Rasulullah SAW adalah panutan bagi umatnya. Maka semua perilaku Rasulullah menjadi sunah rujukan untuk dikerjakan umatnya sebagai tolak ukur kebaikan.

Dikutip dari kanal Youtube Al-Akhyar TV, Ustadz Adi Hidayat mencontohkan Sunah Bangun Tidur Nabi. Apa saja yang dikerjakan Rasulullah? simak yang berikut ini!

Rasul tidur dalam keadaan badan miring ke arah kanan, lalu kaki juga dilipat atau diluruskan begitu saja. Setelah bangun, Rasul duduk terlebih dahulu untuk menyeimbangkan kondisi badan.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Kamis 10 Februari 2022: Datang Tepat Waktu, Ricky Selamatkan Hidup Elsa

"Tidak langsung berdiri, tapi duduk dulu untuk melancarkan peredaran darah dan fungsi-fungsi tubuh lainnya," jelas Ustadz Adi Hidayat.

Zaman Rasulullah saja ternyata sudah dilakukan, saat ini para dokter juga menganjurkan duduk dulu setelah bangun tidur.

Sambil duduk, Rasulullah mengusap mata dan wajahnya supaya menghilangkan rasa ngantuk menggunakan bagian jari-jari tangan yang dianggap bersih.

Baca Juga: Duh Kadisdukcapil Jabar Dady Iskandar Jadi Terdakwa Korupsi Tim Pemandu Haji Daerah

Tujuannya untuk membangun kesadaran terlebih dahulu supaya doa-doa menjadi lebih khusyuk diucapkan. Serta permohonan lainnya yang bisasa diucapkan setelah bangun tidur bisa benar dipanjatkan.

"Karena beda rasanya ketika bangun tidur masih ngantuk langsung berdoa, tidak bisa khusyuk dan dirasakan dalam jiwa," tambahnya.

Sebelum membaca doa bangun tidur, Rasulullah SAW membaca 11 ayat terakhir dari surat Ali Imran diriwayatkan Abu Dawud.

Baca Juga: Hebat, Tim Volley Ball Putri UIN SGD Bandung Juara Pertama Kalahkan Tim Unjani

Apabila kita tidak mampu mengikuti sunnah membaca 11 ayat tersebut, Ustadz Adi menyarankan untuk menyimpan Al-Quran disamping tempat tidur lalu membacanya saja, sebelum menghafal satu-persatunya.

Lalu setelah membaca surat Ali Imran, baru Rasulullah membaca doa bangun tidur yang seperti biasa kita baca juga. Bisa juga berkomitmen kepada Allh dengan bahasa sendiri mengucapkan terimakasih atas segala nikmat bangun tidurnya.

Makna dari doa bangun tidur sebenarnya adalah komitmen atau janji terhadap Allah untuk melakukan aktfitas yang baik selama satu hari sampai dengan waktu tidur lagi di malam hari.

Baca Juga: Kunci Jawaban Shopee Tebak Kata Level 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180

Sunnah bangun tidur Rasulullah SAW, menjadi baik jika kita ikuti dan amalkan dalam hidup. Karena semua yang ada pada Rasulullah sudah Allah jamin kebaikan dan syafataanya.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran