Hukum Ramadhan, Swab Test Covid-19 Saat Puasa, Buya Yahya: Ada Batas Maksimal Memasukkan Sesuatu ke Hidung

Bagaimana hukum Swab Test Covid-19 saat berpuasa? Berikut ini penjelasan Buya Yahya. memasukan alat test Covid-19 ke hidung batalkan puasa?

Hukum Ramadhan, Swab Test Covid-19 Saat Puasa, Buya Yahya: Ada Batas Maksimal Memasukkan Sesuatu ke Hidung
Berikut ini penjelasan Buya Yahya. memasukan alat test Covid-19 ke hidung batalkan puasa?

INILAHKORAN, Bandung- Sejak tahun 2019, pandemi Covid-19 terus naik drastis jumlah pasiennya di Indonesia. Apalagi saat ini umat Islam tengah menjalani puasa Ramadhan.

Cara untuk memperoleh sampel atau biasa disebut sebagai alat test Covid-19 dimasukan ke dalam rongga hidung paling dalam. Bagamana hukumnya dilakukan saat puasa Ramadhan?

Di bulan Ramadhan ini, bagaimana hukum Swab Test Covid-19 saat berpuasa? Berikut ini penjelasan Buya Yahya.

Baca Juga: Hukum Ramadhan, Menunda Sholat Witir Setelah Tahajud, Ustadz Adi Hidayat: Pahalanya Lebih Sedikit

Buya Yahya dikutip dari Youtube Al-Bahjah TV menjelaskan bahwa jelas hal tersebut membatalkan puasa.

“Hukum Ramadhan melakukan Swab jelas haram, puasamu batal,” jelas Buya Yahya.

Memasukkan alat sampai rongga hidung terdalam hingga merasa tersenggak panas, itu termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa.

Baca Juga: Tebar Berkah Ramadhan, SMKN 1 Cimahi Berbagi Takjil dengan Warga Sekitar

Batas maksimal memasukkan sesuatu ke hidung hanya sampi ujung jari kelingkin saja, lebih dari itu dianggap batal.

“Meskipun bukan air, tapi tetap Swab melebihi batas maksimal,” lanjutnya.

Buya menyarankan dalam videonya untuk melakukan Swab test pada malam hari saja, atau maksimal pada waktu imsyak.

Baca Juga: Jeongyeon TWICE dan Kakaknya Gong Seung Yeon Jadi Sukarelawan di Penampungan Hewan

Tujuan utamanya tentu menghindari batalnya puasa Ramadhan.

Hukum Ramadhan, Swab test saat puasa termasuk dalam hal membatalkan puasa. Rongga hidung termasuk yang haram dimasukkan apapun saat puasa.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran