Amalan Bulan Syawal, Cara Bersalaman dengan Bukan Muhrim Saat Lebaran, Ini Tips dari Ustadz Abdul Somad

amalan bulan Syawal yang banyak dilakukan umat muslim saat lebaran, hal tersebut tidak memandang muhrim atau bukan.

Amalan Bulan Syawal, Cara Bersalaman dengan Bukan Muhrim Saat Lebaran, Ini Tips dari Ustadz Abdul Somad
Amalan Bulan Syawal, Cara Bersalaman dengan Bukan Muhrim Saat Lebaran, Ini Tips dari Ustadz Abdul Somad

INILAHKORAN, Bandung- Tradisi lebaran dikenal dengan bemaaf-maafkan, melupakan semua kesalahan dari sesama muslim.

Karena bersalaman dikenal sebagai amalan bulan Syawal yang banyak dilakukan umat muslim saat lebaran, hal tersebut tidak memandang muhrim atau bukan.

Maka menurut Ustadz Abdul Somad, sebagai muslim yang baik harus memperhatikan cara bersalaman dengan umat muslim bukan muhrim?

Baca Juga: Langkah Pertama Iwan Setiawan Plt Bupati Bogor, Nonaktifkan Tiga Pejabat Ini

Dikutip dalam Youtube Kun Ma Allah, cara bersalaman dengan yang bukan muhrim bagi perempuan cukup ambil ujung hijab saat bersalaman.

“Harus ada yang menghalangi dan gunakan hijab sebagai penghalang tangan kita bersentuhan langsung,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Penghalang tersebut dalam bahasa Arab dinamakan “Hial”. Perempuan bisa melapisi tangannya dengan hijab saat bersalaman dengan laki-laki.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Kamis 28 April 2022: Amar Percaya Diri Akan Menangkan Hak Asuh Reyna di Pengadilan

Tradisi bersalaman saat lebaran menjadi bagian dari tanda bahwa sudah saling memaafkan.

“Apabila tidak menyinggung, boleh juga tidak bersalaman,” lanjutnya.

Cara bersalaman saat lebaran dengan yang bukan muhrim ini menjadi salah satu solusi yang disarankan oleh Ustadz Abdul Somad.

Baca Juga: Kemenhub Berangkatkan 600 Pemudik dari Kota Bogor

Tetap bisa menghormati sesama muslim namun tetap menjaga diri dari yang haram.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran