Menyasar 12,8 Juta Pelaku Usaha Mikro, BPUM 2022 Rp600 Ribu

Kementerian Koperasi dan UKM mengusulkan program BPUM dilanjutkan untuk pelaku usaha mikro. Pelaku usaha mendapatkan dana sebesar Rp600 ribu

Menyasar 12,8 Juta Pelaku Usaha Mikro, BPUM 2022 Rp600 Ribu
Menyasar 12,8 Juta Pelaku Usaha Mikro, BPUM 2022 Rp600 Ribu

INILAHKORAN, Bandung – Kabarnya, program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2022 direncanakan akan menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro.

Pelaku usaha akan mendapatkan dana sebesar Rp600 ribu dari program BPUM 2022.

Kementerian Koperasi dan UKM mengusulkan program BPUM dilanjutkan untuk pelaku usaha mikro.

Baca Juga: Doa Berangkat Mudik Lebaran 2022, Arab, Latin, dan Artinya

Program ini dinilai bermanfaat bagi pelaku usaha mikro dalam meningkatkan usaha pada masa pandemi Covid-19.

Manfaat BPUM ini diketahui setelah Kemenkop melakukan pengawasan (monitoring) secara mandiri serta penelitian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

“Berkaitan dengan belum berakhirnya pandemi COVID-19, Kemenkop-UKM berencana melanjutkan program BPUM pada 2022,” ucap Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop Eddy Satriya dikutip dari Antara, Kamis, 28 April 2022.

Baca Juga: Dicegat Naik Motor, Warga Gunung Setelang Diringkus Polisi di Pelabuhan Penajam, Ternyata Bawa Sabu 210 Gram

“Rencana tersebut telah diajukan oleh Menteri Koperasi dan UKM kepada Menteri Keuangan untuk dibahas lebih lanjut dan  dimasukkan dalam program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional),” sambungnya.

Program BPUM telah berjalan sejak Agustus 2020 dan dilanjutkan pada tahun anggaran 2021. Pada tahun lalu, jumlah penerima BPUM tercatat 12,8 juta dengan nominal sebesar Rp1,2 juta per penerima.

“Apabila program tersebut dijalankan kembali oleh pemerintah, diharapkan partisipasi optimal seluruh dinas yang membidangi koperasi dan UMKM untuk menyampaikan data yang akurat,” ungkap Eddy Satriya.

Baca Juga: Ini Kata Saksi Mata Saat Dampingi KPK Geledah Pendopo Bupati Bogor Ade Yasin

Mengantisipasi pelaksanaan BPUM 2022, Eddy menyatakan telah menyiapkan perbaikan aturan pengusulan dan penyaluran sesuai hasil pengawasan dan evaluasi pelaksanaan BPUM 2021 dan masukan dari semua para pemangku kepentingan.***


Editor : inilahkoran