Hukum Bersedekah Saat Punya Hutang, Buya Yahya: Dahulukan yang Wajib

Hutang tetap hutang dan wajib dibayar tanpa ada kurang sepeserpun. Bagaimana hukumnya jika kita mendahulukan sedekah dibanding bayar hutang?

Hukum Bersedekah Saat Punya Hutang, Buya Yahya: Dahulukan yang Wajib
Hukum Bersedekah Saat Punya Hutang, Buya Yahya: Dahulukan yang Wajib

INILAHKORAN, Bandung- Saat ini banyak situs jual beli online dalam sistem pay later atau hutang terlebih dahulu.

Hutang tetap hutang dan wajib dibayar tanpa ada kurang sepeserpun. Lalu bagaimana hukumnya jika kita mendahulukan sedekah dibanding bayar hutang?

Buya Yahya menjawab dalam Youtube Al-Bahjah TV bahwa membayar hutang itu wajib, sedangkan berinfaq atau sedekah itu sunnah.

Baca Juga: BPBD KBB Beri Peringatan Dini Waspada Bencana Saat Libur Lebaran

“Hutang itu hak orang lain yang harus kamu bayar, maka dahulukan yang wajib, hutang,” jelas Buya Yahya.

Tapi lebih lanjut ia menjelaskan jenis hutang yang jatuh tempo pembayaran dan tidak.

Jika ditemui hutang yang telah jatuh tempo di waktu tertentu, tapi kita memilih untuk bersedekah, maka sedekah tersebut jadi haram hukumnya.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Dimulai, Rekayasa Lalin di Gerbang Tol Kalikangkung Diterapkan Hari Ini

“Berarti Anda bersedekah bukan ingin pahala, tapi riya itu,” lanjutnya.

Pakailah uang kita miliki untuk melunasi hutang-hutang dulu. Pahala yang kita dapatkan setelah melunasi hutang juga lebih besar daripada pahala sedekah.

“Pahala sedekah juga kalah dengan pahala membayar hutang,” lanjutnya lagi.

Baca Juga: Antisipasi Arus Balik, Menhub Cek Jalur Arteri Pantura

Tetapi keringanan terjadi saat hutang tersebut belum jatuh tempo pembayaran, artinya masih ada waktu untuk menabung.

Hal tersebut baru diperbolehkan sedekah terlebih dahulu sebelum membayar hutang.

Jadi bersedekah boleh dilakukan meskipun memiliki hutang, dengan syarat hutang tersebut tidak boleh masuk dalam tempo waktu pembayaran.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran