Hukum Mengeraskan Suara Bagi Perempuan Saat Sholat Sendiri, Buya Yahya: Ada Satu Syarat

Harus tahu waktu sholat yang mana yang bacaannya dijaharkan atau dikeraskan. Yaitu sholat subuh, magrib, dan isya.

Hukum Mengeraskan Suara Bagi Perempuan Saat Sholat Sendiri, Buya Yahya: Ada Satu Syarat
Hukum Mengeraskan Suara Bagi Perempuan Saat Sholat Sendiri, Buya Yahya: Ada Satu Syarat

INILAHKORAN, Bandung- Ada beberapa aturan yang harus kita lakukan ketika sholat supaya sah dan dapat diterima Allah SWT.

Harus tahu waktu sholat yang mana yang bacaannya dijaharkan atau dikeraskan. Yaitu sholat subuh, magrib, dan isya.

Itu pun dikeraskan apabila sedang berjamaah di masjid. Biasanya dilakukan imam laki-laki yang mempimpin sholat.

Baca Juga: Sidang Kericuhan Demo GMBI,Para Terdakwa DIjerat Pasal Berlapis

Lalu bagaimana hukumnya perempuan yang sholat sendiri di rumah tapi tetap mengeraskan suara?

Buya Yahya menjawab hal tersebut diperbolehkan karena sebenarnya mengeraskan suara saat sholat adalah sunnah.

“Perempuan boleh juga mengeraskan suara saat sholat di rumah,” jelas Buya Yahya dalam Al-Bahjah TV.

Baca Juga: Polisi Apresiasi Keberanian Ina, Wanita di Bandung yang Berhasil Lumpuhkan Dua Orang Begal

Tapi ada satu syarat yang harus dipenuhi, yaitu tidak boleh ada laki-laki yang bukan muhrim saat di rumah tersebut.

“Suami, bapak, atau anak boleh. Bairkan mereka mendengarkan suara indah kita,” lanjutnya.

Membaca bacaan dikeraskan juga termasuk salah satu cara untuk terhindar dari pikiran lain yang mengganggu kekhusyukan sholat.

Baca Juga: Akankan BTS Menjalani Tugas Wajib Militer? Opini Publik Jadi Pertimbangan

Menerut Buya bagi perempuan, anggap saja mengeraskan suara saat sholat sendiri menjadi jalan bertemu Allah karena khusyuk sholatnya.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran