Eril Meninggal dalam Keadaan Tenggelam, Ini Kata Buya Yahya Soal Mati Syahid

Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril meninggal karena tenggelam, ini penjelasan Buya Yahya soal mati syahid.

Eril Meninggal dalam Keadaan Tenggelam, Ini Kata Buya Yahya Soal Mati Syahid
Buya Yahya menyebut Eril yang meninggal karena tenggelam telah mati syahid (Twitter/Buya_Albahjah)

INILAHKORAN, Bandung - Jasad putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril telah ditemukan pada Rabu 8 Juni 2022 pukul 06.50 waktu setempat di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss.

Video Buya Yahya yang membahas tentang hilangnya Eril pun kembali viral di media sosial.

"Kepada Bapak Ridwan Kamil kami ucapkan semoga Allah memberikan pahala yang berlipat kepada beliau dan keluarga yang telah wafat diampuni oleh Allah, taziah dari jauh," ucap Buya Yahya dalam video yang tersebar di media sosial.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ungkap Penjelasan Ilmiah Soal Jasad Eril yang Masih Utuh

"Semoga Allah memberikan pahala kepada anda semua pahala yang banyak, semoga Allah mengampuni yang telah meninggal dan mengangkat derajatnya," imbuhnya.

Kemudian, Buya Yahya mengatakan Eril yang meninggal karena tenggelam telah mati syahid. Buya juga meminta agar keluarga mengikhlaskan kepergian Eril.

"Untuk Bapak Ridwan Kamil putra yang meninggal dunia wafat dalam keadaan tenggelam harus kita yakini karena nabi yang menyebutkanya maka maaf wafatnya wafat dalam keadaan mati syahid. Ini termasuk putra beliau ini semoga," ucap Buya Yahya.

Baca Juga: Atalia Praratya Tak Menyangka Banyak yang Mendoakan Eril: Sebagai Bunda Tidak Ada Alasan Saya Tidak Rela

"Maka khusnudzon kalau mati syahid apa sih dengan mati syahid diampuni oleh Allah. Kalau yang ditinggal ridho akan dapatkan syafaatnya nanti pertolongan," lanjutnya.

Diketahui, Ridwan Kamil berencana untuk terbang ke Indonesia bersama jenazah Eril pada Minggu dan melaksanakan prosesi pemakaman pada Senin 13 Juni 2022.***


Editor : inilahkoran