Rudy Gunawan Tegaskan Tak Ada Rumah Rusak Berat dan Korban Jiwa Dampak Gempa Garut

Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan tidak ada rumah rusak berat maupun korban jiwa akibat gempa Garut dan sekitarnya pada Sabtu 3 Desember 2022.

Rudy Gunawan Tegaskan Tak Ada Rumah Rusak Berat dan Korban Jiwa Dampak Gempa Garut
Rudy Gunawan juga memastikan berkaitan kabar beredar tentang adanya dua bangunan rumah warga rusak berat tergusur tanah longsor dan gempa Garut itu merupakan berita hoaks. (zainulmukhtar)

INILAHKORAN, Garut - Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan tidak ada rumah rusak berat maupun korban jiwa akibat gempa Garut dan sekitarnya pada Sabtu 3 Desember 2022.

Rudy Gunawan juga memastikan berkaitan kabar beredar tentang adanya dua bangunan rumah warga rusak berat tergusur tanah longsor dan gempa Garut itu merupakan berita hoaks.

"Kami bersama kepala desa hari ini beserta Pak Kapolsek, dari Koramil dan Ibu Kepala Puskesmas, serta Pak Camat meyakinkan bahwa di Kecamatan Talegong alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada kejadian gempa Garut. Tidak ada rumah yang rusak. Yang retak-retak pasti akan ada," ujar Rudy Gunawan saat memantau kondisi masyarakat di Kecamatan Talegong, Minggu 4 Desember 2022.

Baca Juga : Antisipasi Macet, Polres Cianjur Berlakukan One Way

Dia mengingatkan masyarakat agar tidak memercayai berita hoaks yang beredar berkaitan gempa Garut. Namun begitu, dia menghimbau semua pihak tetap waspada, termasuk dengan turunnya hujan besar.

Dia menyebutkan, masyarakat di wilayah selatan Garut sempat dilanda kepanikan saat gempa menggunancang karena pada waktu bersamaan sedang terjadi hujan lebat di sebagian besar wilayah selatan termasuk Kecamatan Talegong.

Ditambahkan, saat ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Garut dan para kepala dinas di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut sedang mengontrol ke 42 kecamatan di Kabupaten Garut untuk memastikan keadaan masyarakat Garut pasca gempa terjadi pada Sabtu sore itu.

Baca Juga : Sambangi Kampung Cibeureum, Daerah Terdampak Longsor Cianjur Paling Parah, Relawan SayaKejar Bangun MCK

Menyusul gempa tersebut, berbagai berita hoaks tentang kerusakan dahsyat akibat gempa berseliwerang melalui media sosial maupun grup-grup WhatsApp. Sehingga sebagian masyarakat sempat dilanda kebingungan dan kekhawatiran. Terutama kerabat keluarga yang berada di luar Garut.

"Kami bersama Pak Camat memantau lapangan dan di lokasi yang disebut-sebut ada bangunan rusak. Itu tidak ada. Alhamdulillah, sejauh ini di Mekarmukti aman," kata Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut Aceng Hobir.

Sebelumnya beredar potongan video tentang sebuah bangunan rubuh akibat gempa disebut-sebut di daerah Cicalobak Desa Cijayana Kecamatan Mekarmukti selatan Garut.

Baca Juga : Polresta Cirebon dan IJTI Cirebon Raya Salurkan Bantuan Gelombang Ketiga Korban Gempa Cianjur

Sebuah potongan video bangunan rusak dan korban gempa Cianjur dengan kejadian bencana angin puting beliung di daerah Pati Jawa Tengah juga sempat beredar di media sosial dan diklaim sebagai kejadian di Kecamatan Cilawu Garut pasca gempa mengguncang Garut. Namun Camat Cilawu Anas Aulia memastikan hal itu hoaks.

"Alhamdulillah di Cilawu sejauh ini aman," yakinnya.

Kendati Pemkab Garut menyatakan kondisi keseluruhan Garut pasca gempa aman, sebuah rumah tepatnya bagian bangunan warung milik Maman Saepurohman di Kampung Lembur Tengah Desa Putrajawa Kecamatan Selaawi diketahui rusak terdampak gempa. 

Baca Juga : Polisi Buru Orang Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi di Karawang

Istri Maman yakni Iin mengalami luka di bagian kepala tertimpa asbes. Iin pun sempat dibawa ke puskesmas dan setelah mendapatkan perawatan dan pengobatan, dia diperbolehkan kembali ke rumahnya.*** (zainulmukhtar)


Editor : donramdhani