SDN Rasamulya Nyaris Tergerus Galian C, Disdik Kabupaten Bandung Berkoordinasi dengan Aparat Kecamatan Soreang dan Desa Sadu

Bangunan SDN Rasamulya nyaris tergerus galian C di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

SDN Rasamulya Nyaris Tergerus Galian C, Disdik Kabupaten Bandung Berkoordinasi dengan Aparat Kecamatan Soreang dan Desa Sadu
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung telah berkoordinasi dengan aparat Kecamatan Soreang dan Desa Sadu guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan di lokasi SDN Rasamulya nyaris tergerus galian C. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Bangunan SDN Rasamulya nyaris tergerus galian C di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Terkait hal itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung telah berkoordinasi dengan aparat Kecamatan Soreang dan Desa Sadu guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan di lokasi SDN Rasamulya nyaris tergerus galian C.

"Dua pekan lalu, waktu kami lihat ke sana itu galian C masih lumayan jauh. Tapi kemarin ada laporan dari sekolah katanya sudah semakin dekat. Bangunan SDN Rasamulya nyaris tergerus galian C," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Rulu Hadiana didampingi Kepala Seksi Sarana Setiawan, Selasa 22 November 2022.

Baca Juga : Gempa Cianjur, Polda Jabar Kirimkan 700 Personel Brimob

Dikatakan Ruli, setelah koodinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Soreang dan Pemerintah Desa Sadu. Pihak penanggung jawab galian C tersebut telah dipanggil untuk berembuk. 

Hasilnya, saat itu pihak galian C akan membuat benteng tembok penahan tanah (TPT) agar bangunan sekolah tidak tergerus atau longsor. Namun, pihak galian C juga tidak menyebutkan kapan realisasi pembangunan TPT itu.

"Mereka berjanji akan membangun TPT, tapi enggak tahu kapan. Kami sangat khawatir dengan keselamatan anak-anak didik dan para pendidik yang sehari-hari beraktivitas disana, apalagi sekarang musim hujan," ujarnya.

Baca Juga : Polisi Ringkus Residivis Curanmor, Kerap Beraksi di Wilayah Cililin Kabupaten Bandung Barat

Untuk pencegahan sementara, lanjut Ruli, pihaknya telah meminta petugas sekolah memasang pagar bambu. Agar tidak ada anak-anak yang bermain ke samping sekolah yang dibawahnya ada tebing dengan kedalaman lebih dari 20 meter itu. 

Kemudian, pihak Disdik Kabupaten Bandung juga menunggu tindak lanjut dari pemerintahan setempat. Termasuk apakah nantinya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perizinan.

"Karena memang lahan sekolah juga itu adalah carik Desa Sadu. Sehingga kami melapor atau berkoordinasi dengan pihak Desa Sadu dan Kecamatan Soreang. Begitu juga soal, apakah sekolah itu harus direlokasi, itu wilayahnya Pemerintah Kabupaten Bandung, kalau kami yah mengikuti saja," katanya.

Baca Juga : Update Dampak Gempa Bumi Cianjur, BPBD KBB: Data Sementara Sudah Ada Lima Rumah Rusak

Disinggung soal perizinan aktivitas galian C di daerah sekitar sekolah,Ruli enggan menanggapi lebih jauh. Karena memang bukan kewenangan Dinas Pendidikan. Namun sepengetahuannya, aktivitas suatu usaha apalagi yang menyangkut lingkungan, harus mengantongi dokumen lingkungan. 

Dalam dokumen lingkungan itu adalah hasil studi keamanan lingkungan. Contohnya, suatu aktivitas dengan rumah atau bangunan lainnya itu harus ditentukan titik aman. Jangan sampai mengganggu dan membahayakan masyarakat disekitarnya.

"Biasanya itu harus ada studi geologi dan lainnya. Apalagi ini ada sekolah yang merupakan sarana umum, harus benar-benar aman," ujarnya.

Baca Juga : Waspada Begal Intai Pelajar di Bandung, Ponsel Dirampas Usai Pulang Sekolah

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar prihatin dengan kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rasamulya di Desa Sadu Kecamatan Soreang yang bangunannya nyaris tergerus oleh aktivitas galian C. 

Meskipun puluhan nyawa siswa didik dan para tenaga kependidikan di sekolah tersebut terancam, namun aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah itu masih normal berjalan.*** (rd dani r nugraha)

Baca Juga : Dua Rumah di Desa Kertamukti Bandung Rusak, Sekdes: Ini Akibat Getaran Gempa


Editor : donramdhani