Sedang Hamil Tua, Neneng Minta Cek Kandungan di Santosa

Jadi terdakwa kasus dugaan suap Meikarta, Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin rupanya tengah hamil tua. Lewat kuasa hukumnya, Neneng mengajukan permohonan berobat keluar kepada majelis hakim.

Sedang Hamil Tua, Neneng Minta Cek Kandungan di Santosa
INILAH, Bandung – Jadi terdakwa kasus dugaan suap Meikarta, Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin rupanya tengah hamil tua. Lewat kuasa hukumnya, Neneng mengajukan permohonan berobat keluar kepada majelis hakim. 
 
Hal itu terungkap usai pembacaan dakwaan yang disampaikan penuntut umum KPK, dalam sidang di Pengadilan Tipikor PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Rabu (27/2/2019). Saat itu, penasihat hukum Neneng, Radi Afriadi mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim yang dipimpin Tardi.
 
"Mohon izin Yang Mulia. Kami dari penasihat hukum terdakwa Neneng mengajukan permohonan. Karena kondisi terdakwa sedang hamil, kami mohon agar diizinkan memeriksa kandungannya di Rumah Sakit Santosa," katanya.
 
Radi menjelaskan dari hasil pemeriksaan tim medis sebelumnya, Neneng diperkirakan akan melahirkan bayinya di April 2019. Ia pun memohon Majelis Hakim mempertimbangkan kondisi kesehatan Neneng yang sedang hamil tua itu.
 
"Pertimbangannya karena kemungkinan akan (melahirkan) caesar. Kalau setelah persalinan mungkin dalam waktu seminggu tidak bisa pulih. Untuk saat ini kami memohon agar diizinkan untuk rutin memeriksa kondisi kandungannya secara rutin," ujarnya.
 
Radi pun langsung memperlihatkan berkas rekomendasi dari dokter di lapas terkait kondisi Neneng. 
 
Hakim Tardi mengaku akan mempertimbangkannya. Namun ia meminta agar pemeriksaan ke dokter kandungan dilakukan tidak berbenturan dengan jadwal sidang. 
 
"Kalau mau berobat silahkan, asal jangan pas hari sidang. Tolong lampirkan juga surat dari lapas. Kalau ada surat rekomendasi dari dokter lapas, tentu akan kami pertimbangkan," katanya
 
Penuntut umum KPK pun tak akan mempersulit permohonan Neneng untuk mengecek kesehatan kandungannya secara rutin. Dody Sukmono mengaku pihaknya memang sudah mengetahui jika Neneng hamil.
 
"Sejak penanganan di rutan KPK, kami tahu kalau terdakwa hamil. Kami akan bantu fasilitasi, termasuk nanti ketika proses persalinan. Untuk sekarang pemeriksaan kesehatan silahkan, tinggal sesuaikan jadwal saja," katanya.


Editor : inilahkoran