Sejumlah Jabatan Kosong, BKPSDM KBB Bakal Kembali Lakukan Rotasi Mutasi

Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini kembali melaksanakan proses rotasi mutasi di lingk

Sejumlah Jabatan Kosong, BKPSDM KBB Bakal Kembali Lakukan Rotasi Mutasi
Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini kembali melaksanakan proses rotasi mutasi di lingkungan Pemda KBB.
 
INILAHKORAN, Ngamprah - Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini kembali melaksanakan proses rotasi mutasi di lingkungan Pemda KBB.
 
Hal tersebut dilakukan guna menghentikan beban pelaksana tugas (Plt) yang ada di masing-masing kepegawaian.
 
Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Promosi Kerja (MPK) BKPSDM KBB, Dany Rizal mengatakan, alasan BKPSDM KBB melakukan rotasi mutasi lantaran keterbatasan kebijakan sementara diperlukan kepastian terkait dengan pengambilan kebijakan perubahan anggaran dan segala macamnya.
 
"Kalau kami tidak melakukan rotasi mutasi, status Plt ini bakal terus berlanjut. Bayangkan, dalam tiga bulan jabatan Plt ini bisa diganti sampai dua kali berturut-turut secara otomatis," katanya saat ditemui di kantor BKPSDM KBB, Selasa 17 Mei 2022.
 
Ia menjelaskan, jabatan Plt memang kewenangannya terbatas dan memang tidak bisa mengambil keputusan.
 
"Artinya para Plt ini hanya mengikuti alur saja asal jalan sesuai aturan," ujarnya.
 
Ia mengaku, apabila pihaknya tidak segera melakukan rotasi mutasi ini bakal kerepotan. Apalagi, sekarang dengan pemeriksaan secara otomatis yang dilakukan Inspektorat harus jelas siapa yang bertanggungjawab.
 
 
"Hal itu akan menyebabkan pekerjaan tidak tuntas, bahkan tidak tuntas karena tugas Plt ini sifatnya hanya sementara," ujarnya.
 
Ia menuturkan, dengan adanya penyederhanaan birokrasi di mana pejabat struktural diganti pejabat fungsional ini otomatis aturannya pun berbeda dengan aturan yang sebelumnya.
 
"Oleh karenanya tidak akan sama aturannya, bahkan banyak hal yang harus diantisipasi. Makanya, harus banyak pejabat yang definitif," ujarnya.
 
 
Ia menyebut, ada sejumlah jabatan tinggi pratama yang saat ini tengah kosong, yakni Asisten III Administrasi Umum Setda KBB dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.
 
"Jadi ada dua jabatan eselon II yang bakal kosong pada bulan Juli 2022," sebutnya.
 
Selanjutnya, sambung dia, untuk jabatan administrator yang kosong terbagi atas eselon III A dan III B.
 
 
"Untuk eselon III A ada 12 orang dan III B juga ada 12 orang," sebutnya
 
Kemudian, untuk eselon IV pada jabatan pengawas ada 28 yang kosong termasuk sisa dari penyederhanaan birokrasi, seperti struktur kecamatan dan UPT, serta beberapa seksi di dinas. 
 
"Artinya rotasi mutasi ini sesuai dengan kebutuhan, tapi tidak bisa juga jika ada satu jabatan langsung bisa diisi dan kita pun melihat pergeserannya," ujarnya.
 
Terkait dengan prosesnya, kata dia, sejauh ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Plt Bupati Bandung Barat lantaran baru pengajuan. Sebab sebelumnya Tim Penilai Kerja (TPK) pun sudah menyampaikan dan mengajukan sejumlah nama sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi kepada Plt Bupati.
 
 
"Jadi kalau dilaporkan sudah, tinggal menunggu dari pak bupati baru ke provinsi dan nama yang diajukan pun harus sesuai dengan yang diinginkan dengan tetap mengacu pada kualifikasi," bebernya.
 
"Artinya rotasi mutasi itu memang bakal dilaksanakan di masa jabatan beliau (Plt Bupati Bandung Barat)," pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran