Soal Transparansi Pokir, Komisi III DPRD Kota Bogor Sepakat dengan Usulan Kadin dan Pengusaha Lokal

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Iwan Iswanto berjanji akan memperjuangkan anggaran Kota Bogor agar lebih berpihak kepada pengusaha lokal. Hal ini dimaksudkan untuk mendongkrak pemulihan ekonomi setempat. 

Soal Transparansi Pokir, Komisi III DPRD Kota Bogor Sepakat dengan Usulan Kadin dan Pengusaha Lokal
Komisi III DPRD Kota Bogor menampung aspirasi dan berjanji akan memperjuangkan anggaran Kota Bogor agar lebih berpihak kepada pengusaha lokal. Hal ini dimaksudkan untuk mendongkrak pemulihan ekonomi setempat. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Komisi III DPRD Kota Bogor menampung aspirasi dan berjanji akan memperjuangkan anggaran Kota Bogor agar lebih berpihak kepada pengusaha lokal. Hal ini dimaksudkan untuk mendongkrak pemulihan ekonomi setempat. 

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Iwan Iswanto pasca audensi dengan Kadin Kota Bogor, bersama pimpinan asosiasi serta sejumlah pengusaha lokal

"Ya, kemarin kami bertemu dengan Kadin Kota Bogor, bersama pimpinan asosiasi serta pengusaha lokal. Kami berbicara kedepan bagaimana bentuk kemitraan dari DPRD Kota Bogor, karena kami punya fungsi bentuk pengawasan. Ketua Kadin (Almer Faiq, red) berbicara penganggaran untuk mendorong perekonomian dalam pembangunan Kota Bogor," ungkap Iwan, Kamis 22 September 2022.

Baca Juga : Mahasiswa dan Masyarakat Bogor Datangi Kejati Jabar, Ini Permintaannya

Iwan menuturkan, dibicarakan juga aspek potensi Kota Bogor karena Kadin ini membawahi para pengusaha lokal Kota Bogor. Dengan kondisi konteks kekinian, berbicara perkembangan jaman perlu kaitan peningkatan kapasitas. 

"Para pengusaha lokal harus diberdayakan agar bisa bersaing dengan pengusaha lainnya. Tentunya kedepannya juga akan diagendakan, harus ada. Berbicara penguatan dari DPRD Kota Bogor, tentunya kami siap," tuturnya.

Iwan menerangkan, masukan, saran dan aspirasi salah satunya terkait pokok pikiran (pokir) agar lebih transparan serta dipusatkan di SKPD terkait, maka ditampung kemudian bisa diselaraskan agar apa yang dilakukan kedepannya tidak bermasalah baik dengan aturan yang ada, ataupun permasalahan hukum. 

Baca Juga : Bagian Wajah Ibu Kota Cibinong, DPRD Minta Pedestrian di Jalan Edi Yoso Martadipura Diperbaiki

"Saya kira semuanya kaitan aspirasi berbicara pengusaha konstruksi, perhotelan dan kuliner. Penting juga Kota Bogor ini butuhnya apa harus diselaraskan. Jangan sampai Kota Bogor butuhnya kopi, yang ada jus," terangnya.

Halaman :


Editor : donramdhani