• Selasa, 28 September 2021

Nadal Raih Gelar Grand Slam ke-19 di US Open

- Senin, 9 September 2019 | 10:40 WIB
Rafael Nadal. (Net)
Rafael Nadal. (Net)

INILAH, Jakarta- Petenis Spanyol Rafael Nadal mengalahkan petenis Rusia Daniil Medvedev 7-5, 6-3, 5-7, 4-6, 6-4 dalam final untuk meraih gelar US Open keempatnya sekaligus gelar Grand Slam ke-19, Senin (9/9/2019).

Kemenangan tersebut juga membuat rekornya menjadi kurang satu gelar Grand Slam untuk menyamai rekor sepanjang masa rival kuatnya Roger Federer.

Sudah menjadi raja di lapangan tanah liat, petenis Spanyol itu menjadi master di lapangan keras Flushing Meadows New York dua pekan ini. Namun, ia harus bekerja keras untuk mengalahkan petenis Rusia itu dan menambah gelar Grand Slamnya sepanjang karir menjadi 19, hanya selisih satu di bawah petenis Swiss Federer.

Dikutip dari Reuters, petenis kidal berusia 33 tahun itu menjadi petenis tertua kedua yang menjadi juara US Open pada era profesional di bawah petenis Australia Ken Rosewall, yang berusia 35 tahun ketika ia meraih gelar pada 1970.

Sementara tunggal putri mempunyai empat juara Grand Slam berbeda musim ini. Pemain lama Nadal, Federer dan Novak Djokovic terus menguasai pada tunggal putra setelah "Big Three" tersebut bergabung memenangi 12 turnamen besar terakhir.

Petenis peringkat dua dunia Nadal memperoleh hadiah uang 3,85 juta dolar AS di Arthur Ashe Stadium dan menambahkan gelar US Open setelah juara pada 2010, 2013 dan 2017.

Nadal, yang mencapai pertandingan final US Open kelima dan final Grand Slam ke-27, adalah putra pertama yang meraih lima gelar besar setelah berusia 30 tahun.

Dikutip dari AFP, Nadal, yang meningkat rekornya menjadi 22-12 dalam pertandingan lima set, hanya kehilangan satu pertandingan Grand Slam dari lebih dari 200 ketika ia telah memenangi dua set pertama, kekalahan itu terjadi di tangan petenis Italia Fabio Fognini pada putaran ketiga US Open 2015.

Dalam waktu empat jam 50 menit, pertandingan tersebut berakhir kurang empat menit dari menyamai final terlama dalam sejarah US Open dibanding kemenangan Mats Wilander pada 1988 dan gelar 2012 yang diperoleh Andy Murray.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Chelsea vs Man City, Performa Si Biru yang Mendadak Lesu

Minggu, 26 September 2021 | 09:55 WIB
X