• Sabtu, 16 Oktober 2021

Podium Marquez untuk Afridza Munandar

- Senin, 4 November 2019 | 09:10 WIB
Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

INILAH, Kuala Lumpur – Wawancara Marc Marquez di parc ferme Sirkuit Sepang, Minggu (3/11), berlangsung lebih panjang. Dia menutupnya dengan pernyataan duka untuk Afridza Syach Munandar.

“Saya menyampaikan duka mendalam atas meninggalkan Munandar. Saya pernah bertemu dengannya. Saya persembahkan (podium) ini untuknya. Harus kita ingat, begitulah olahraga ini,” kata juara dunia MotoGP 2019 ini.

Marc Marquez finis di posisi kedua pada Grand Prix MotoGP Malaysia di Sepang. Dia gagal menaklukkan Maverick Vinales. Tapi, itu sendiri sudah menjadi pencapaian istimewa. Harap dicatat, dia start di posisi ke-11.

Marquez mencatat begitu banyak sejarah hari itu. Dia, secara keseluruhan, total mengumpukan 395 poin, mematahkan rekor poin terbanyak dalam satu musim yang sebelumnya dipegang Jorge Lorenzo. Dia pun jadi pembalap pertama yang 17 kali naik podium.

Sebelum balapan, dia bahkan sudah mencetak rekor sendiri. Untuk pertama kalinya, dua bersaudara menjadi juara dunia dua nomor paling bergengsi. Alex Marquez, adiknya, memastikan gelar juara Moto2. Tak pernah terjadi sebelumnya. Lima tahun lalu, Marc dan Alex menorehkan gelar juara dunia bersama, tapi saat itu sang adik masih di kelas Moto3.

Tapi, setelah proses penyerahan trofi, Afridza Munandar, pembalap asal Tasikmalaya yang sehari sebelumnya meninggal setelah kecelakaan pada ajang Idemitsu Asian Talent Cup, masih membayangi Marc Marquez. Dalam wawancara dengan FoxSport, dia kembali membagi kenangannya.

Marquez menilai Afridza Munandar sebagai pembalap muda berbakat yang menjanjikan. “Ini hari yang emosional setelah kemarin datang kabar buruk untuk dunia balap motor. Kita kehilangan pembalap muda Munandar. Dia bakat muda, pembalap muda dari Indonesia. Saya mengenal dia dari Astra Honda dan kami pernah menghabiskan waktu bersama-sama sebelumnya,” katanya.

Kehilangan Munandar bahkan membayangi kegembiraan Marc merayakan sukses Alex menjuarai Moto2. Dia menyebutkan perlu menikmati sukses Alex. Dia sudah menanti momen ini. Alex, sebutnya, berjuang dan balapan dengan segenap kesungguhan.

“Hari ini momen yang indah datang untuk adik saya dan momen yang indah buat saya. Tapi, tentu, Munandar juga mencari itu. Pada akhirnya, dia meninggal. Kami kehilangannya. Tapi dia sudah membalap untuk kesungguhannya dan ini adalah hal terbaik. Semoga dia damai di alam sana,” katanya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Neymar Cetak Gol, Brasil vs Uruguay Berakhir 4-1

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:02 WIB
X