• Jumat, 3 Desember 2021

Tokyo Akan Vaksinasi 18.000 Pekerja dan Relawan Olimpiade

- Jumat, 11 Juni 2021 | 20:30 WIB
Kepala Tokyo 2020 Seiko Hashimoto. (antara)
Kepala Tokyo 2020 Seiko Hashimoto. (antara)

INILAH, Bandung - Sekitar 18.000 pekerja Olimpiade Tokyo, termasuk wasit dan sukarelawan akan divaksinasi mulai pekan depan, menurut penyelenggara, sebagai upaya untuk mencoba membangun keyakinan bahwa Olimpiade akan aman.

Dengan hanya enam pekan hingga Olimpiade, yang telah setahun ditunda, akan digelar, para pejabat masih berjuang melawan oposisi domestik dan takut bahwa acara tersebut dapat menyebarkan virus corona.

Vaksinasi di Jepang dinilai lambat, sementara jumlah kasus meningkat, dengan lebih dari empat persen populasi mendapat vaksinasi penuh, sementara hampir 13 persen telah mendapatkan dosis pertama.

Kepala Tokyo 2020 Seiko Hashimoto berharap vaksinasi akan memungkinkan staf untuk "berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara dengan pikiran yang tenang."

Vaksinasi tersebut akan menargetkan mereka yang "sering berinteraksi erat dengan para atlet," kata Hashimoto dikutip dari AFP, Jumat.

Mereka yang akan mendapatkan vaksin termasuk wasit, staf perkampungan Olimpiade, karyawan dan kontraktor, karyawan bandara, pejabat dan asisten penguji doping dari Komite Olimpiade dan Paralimpiade nasional.

Beberapa dari total 70.000 relawan juga akan dimasukkan dalam penerima vaksinasi, jika mereka memiliki kontak erat dengan para atlet.

Hashimoto mengatakan vaksinasi akan dimulai pada 18 Juni, dengan dosis kedua diberikan sebelum Olimpiade dibuka pada 23 Juli.

Survei publik cenderung menunjukkan sebagian besar warga Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade tahun ini, dengan mendukung pembatalan atau penundaan lebih lanjut.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

X