• Rabu, 8 Desember 2021

Esport Resmi Jadi Cabor Eksibisi di PON XX Papua

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 20:10 WIB
Foto: Muhammad Ginanjar
Foto: Muhammad Ginanjar

INILAH, Jakarta - Cabang olahraga esport dipastikan akan menjadi salah satu cabang olahraga eksibisi yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Oktober mendatang. 

Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Bambang Sunarwibowo mengatakan ini akan merupakan kali pertama dalam sejarah esport bisa masuk PON. Total, tiga cabang gim akan dipertandingkan, yakni eFootball PES 2021, Mobile Legends dan Free Fire. 

Dia berharap, masuknya cabang olahraga esports di PON akan memberikan kesempatan bagi para pecinta olahraga ini untuk bertanding dan membawa nama besar daerah masing-masing. "Ini juga momen bagi PBESI untuk memantau bibit-bibit atlet potensial yang tersebar di Indonesia," kata Bambang, Rabu (18/8/2021). 

Nantinya, para atlet esports terbaik dalam eksibisi esports PON XX Papua 2021 ini mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemusatan latihan di Pelatnas dan dibina langsung oleh PBESI. Mereka akan dipersiapkan untuk mengikuti turnamen-turnamen esports internasional dan mewakili Indonesia untuk mengikuti kejuaraan multievent, seperti Sea Games, Asian Games, dan lainnya. 

Pada kesempatan yang sama, PBESI juga akan merilis platform digital khusus yang dikelola untuk memajukan olahraga esports Tanah Air yang diberi nama Garudaku. Dalam eksibisi esports PON XX Papua 2021, platform digital yang secara resmi berada di bawah naungan PBESI ini diperkenalkan untuk pertama kali dan digunakan dalam penyelenggaraan eksibisi esports PON XX Papua 2021. Garudaku akan digunakan mulai dari proses pendaftaran hingga teknis penyelenggaraan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021. Aplikasi ini dapat diakses melalui https://garudaku.com/pon

Sekjen PBESI, Frengky Ong menambahkan, untuk tahap pendaftaran, calon peserta harus mendaftarkan diri di platform Garudaku. Tahap pendaftaran akan dibuka sejak 18 Agustus 2021.

Selain itu, peserta yang ikut harus mewakili daerah masing-masing sesuai dengan daerah domisili di KTP atau KIA. Setelah pendaftaran ditutup, tahap selanjutnya adalah babak kualifikasi yang akan diselenggarakan 26 Agustus-5 September 2021. 

Babak Pra-PON sendiri akan mempertemukan peserta dari 33 provinsi secara acak dan dilakukan secara daring. Mereka akan memperebutkan 11 tim terbaik Free Fire, 5 tim terbaik Mobile Legends dan 5 orang terbaik eFootball PES 2021. 

"Semua atlet dan tim terbaik itu akan diterbangkan ke Papua untuk mengikuti babak final di main event PON XX Papua 2021. Yaitu pada 22 hingga 26 September 2021. Di babak final mereka akan bertanding memperebutkan gelar juara di masing-masing gim," kata Frengky. 

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Batal Ke Real Madrid, Ini Ungkapan Kekecewaan Mbappe

Senin, 6 Desember 2021 | 20:00 WIB

Gegara Gol Injury Time, Sang Pelatih Meninggal Dunia

Senin, 6 Desember 2021 | 15:54 WIB
X